- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memuji kecanggihan kinerja Bea Cukai dalam pengembangan teknologi.
- Pengembangan sistem Trade AI mampu mempercepat deteksi praktik *under-invoicing* dan potensi kejahatan finansial.
- Trade AI menggantikan pemeriksaan dokumen manual yang sebelumnya sangat lambat, hanya mampu memproses 10–14 PIB per hari.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengomentari kinerja pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu). Ia menilai kalau kinerja mereka sebenarnya cepat, tapi mesti perlu pengawasan.
"Rupanya memang orang Bea Cukai pintar-pintar, hanya tinggal digebukin aja. Gebuk-gebuk dua minggu keluar. Ini dua minggu pengembangan AI seperti ini, saya bilang amat canggih. Saya tadinya hampir enggak percaya, saya pikir dia beli," ucapnya saat konferensi pers di Terminal Operasi 3 IPC TPK, Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (12/12/2025).
Mulanya Purbaya mengumumkan Trade AI, sistem berbasis AI untuk mendeteksi praktik under-invoicing, over-invoicing, hingga potensi pencucian uang.
Saat melakukan pengecekan langsung di Kantor Bea Cukai Cikarang, ia terkesima karena sistem itu bisa mempercepat pemeriksaan dokumen yang selama ini dilakukan secara manual oleh petugas.
"Pada waktu saya mengunjungi kantor di Bea Cukai di Cikarang, saya diskusi dengan petugas Bea Cukai yang memeriksa dokumen. Itu dilakukan dengan manual satu-satu. Sehari dia cuma bisa 14, 10-14 PIB (Pemberitahuan Impor Barang) yang dicek, jadi lambat sekali," katanya.
Berkat Trade AI ini, pencatatan bisa dilakukan otomatis. Bahkan Purbaya menyebut kalau teknologi itu bisa menghitung kekurangan pembayaran pajak ataupun tarif.
Begitu pula tatkala dia berkunjung ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak dan Kantor Balai Laboratorium Bea dan Cukai (KBLBC) Kelas II Surabaya beberapa waktu lalu.
Di sana dia menemukan barang yang harganya tak sesuai pencatatan (under-invoicing). Begitu dicek di e-commerce, harga barang tersebut justru lebih mahal.
"Trade AI melakukan ini dengan otomatis. adi begitu barangnya ini masuk, langsung di cek ininya, langsung dibandingkan dengan harga di marketplace di Indonesia juga dilakukan pengecekan di luar negeri, marketplace luar negeri. Jadi akan lebih cepat dan kemungkinan terjadinya under-invoicing akan semakin kecil," beber dia.
Baca Juga: Purbaya Resmikan 3 Teknologi AI Canggih di Pelabuhan, Biar Kerja Bea Cukai Tak Lagi Lambat
Berangkat dari kehadiran teknologi itu, Purbaya menilai kalau kinerja Bea Cukai sudah berkembang dalam dua tahun terakhir. Ia pun berkelakar kalau mereka sebenarnya adalah orang-orang kompeten.
"Mereka bikin sendiri, jadi orang kita cukup pintar," jelasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Resmikan 3 Teknologi AI Canggih di Pelabuhan, Biar Kerja Bea Cukai Tak Lagi Lambat
-
Teknologi Big Data: Mengubah Cara Kita Mengambil Keputusan
-
Prototipe CS AI Robot Pertama Hadir, Karya Anak Bangsa
-
Ancam Rumahkan 16 Ribu Pegawai Bea Cukai, Purbaya Sebut Perintah dari 'Bos Atas'
-
Manuver Purbaya Tarik Bea Keluar Emas, Ini Efeknya Versi Ekonom UI
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus
-
Anak Buah Menkeu Purbaya: APBN Tekor Rp600 Triliun, Pajak Dana JHT Terpaksa Tetap Dipungut
-
Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil
-
Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi
-
Harga Cabai Merah Tiba-Tiba Melonjak, Beras dan Bawang Ikut Naik Hari Ini
-
Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2,64 Juta/Gram
-
IHSG Lanjut Reli Penguatan, Bergerak Level 5.700 Pagi Ini
-
Masa Penawaran Emiten Raffi Ahmad RANS Dibuka Hari Ini, Harganya Rp170
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS