- Harga emas Antam per 6 Januari 2026 untuk 1 gram mencapai Rp 2.549.000, naik Rp 34.000 dari hari sebelumnya.
- Harga emas dunia menguat ke USD 4.440 per troy ounce karena ketegangan geopolitik Venezuela memicu permintaan aset aman.
- Kekhawatiran geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter longgar The Fed turut menopang kenaikan harga logam mulia tersebut.
Selain faktor geopolitik, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral Amerika Serikat turut menopang pergerakan emas. Risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) terbaru menunjukkan sebagian besar pejabat The Fed menilai penurunan suku bunga masih relevan seiring meredanya tekanan inflasi, meski terdapat perbedaan pandangan terkait waktu dan besaran pemangkasan.
Kebijakan suku bunga yang lebih rendah dinilai dapat mengurangi biaya peluang dalam memegang emas, sehingga mendukung harga logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil tersebut.
Ke depan, pelaku pasar akan mencermati rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat pada Jumat mendatang, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP). Ekonomi AS diperkirakan menambah sekitar 55.000 lapangan kerja pada Desember, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan turun menjadi 4,5 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
-
Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu
-
Pengusaha IHT Minta Pemerintah Membina, Bukan Binasakan Industri Tembakau
-
Bahlil: Realisasi Investasi Sektor ESDM Investasi Turun, PNBP Gagal Capai Target
-
Timothy Ronald dan Akademi Crypto Mendadak Viral, Apa Penyebabnya
-
Indonesia Raih Posisi Runner-up di Thailand, BRI Salurkan Bonus Atlet SEA Games 2025
-
Fenomena Demam Saham Asuransi Awal 2026, Kesempatan atau Jebakan Bandar?
-
IATA Awali Operasional Tambang di Musi Banyuasin, Gandeng Unit UNTR
-
Realisasi PNBP Migas Jauh dari Target, Ini Alasan Bahlil
-
APBN Tekor Hampir 3 Persen, Dalih Purbaya: Saya Buat Nol Defisit Bisa, Tapi Ekonomi Morat-marit