- Pasar aset digital menunjukkan performa positif pada Rabu (14/1/2026) di mana tiga aset utama bertahan di zona hijau.
- Bitcoin diperdagangkan sekitar $95.300, menguji $100.000; Ethereum di $3.200, menargetkan $3.447, dan XRP di $2,16 menuju $2,35.
- Indikator teknikal aset-aset tersebut menunjukkan momentum beli dominan, namun investor harus waspada support krusial sebagai penyangga koreksi.
Suara.com - Pasar aset digital menunjukkan performa positif pada pertengahan pekan, Rabu (14/1/2026).
Setelah mencatatkan reli signifikan pada hari sebelumnya—di mana Bitcoin melonjak 4%, Ethereum melesat 7%, dan Ripple naik 5%—tiga aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini terpantau masih bergerak stabil di zona hijau.
Secara teknikal, ketiga aset tersebut berhasil mempertahankan posisi di atas level krusial, yang membuka peluang bagi kelanjutan tren kenaikan (uptrend) menuju target harga baru.
Bitcoin berhasil menunjukkan ketangguhannya setelah sempat menguji area konsolidasi di level $90.000 pada awal Januari.
Pada perdagangan Selasa, BTC sukses ditutup di atas level Fibonacci retracement 61,8% pada angka $94.253. Hingga Rabu siang, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $95.300.
Jika momentum ini terus terjaga, target selanjutnya bagi BTC adalah level psikologis utama di $100.000. Indikator teknikal mendukung proyeksi ini:
- RSI (Relative Strength Index): Berada di angka 66, menunjukkan momentum beli yang masih mendominasi di atas zona netral.
- MACD: Menampilkan bullish crossover yang solid dengan batang histogram hijau yang terus meningkat.
Namun, kajian Pintu pada hari ini memperingatkan agar investor perlu waspada terhadap potensi koreksi jangka pendek. Jika harga gagal bertahan, level $94.253 akan menjadi penyangga utama (support) agar penurunan tidak berlanjut lebih dalam.
Ethereum (ETH): Rebound dari EMA 50-Hari
Ethereum menunjukkan pemulihan yang cukup tajam setelah sempat menguji garis rata-rata bergerak (EMA) 50-hari di level $3.139. Setelah stagnan di awal pekan, ETH melonjak lebih dari 7% dan berhasil ditutup di atas ambang $3.325 pada Selasa.
Baca Juga: Nilai Transaksi Kripto 2025 Capai Rp482,23 Triliun, Turun dari 2024
Pada Rabu ini, ETH diperdagangkan di sekitar $3.200.
Proyeksi kenaikan Ethereum mengarah pada titik tertinggi Desember lalu di level $3.447, bahkan berpotensi menuju $3.500.
Indikator RSI dan MACD untuk Ethereum juga senada dengan Bitcoin, memberikan sinyal positif bagi para buyer. Sebaliknya, jika terjadi tekanan jual, level $3.139 tetap menjadi titik support krusial yang harus dijaga.
Ripple (XRP): Target Menuju $2,35
Ripple (XRP) tidak ketinggalan dalam tren pemulihan ini. Setelah menemukan pijakan kuat di sekitar EMA 50-hari pada level $2,07, XRP berhasil bangkit dengan kenaikan lebih dari 5%. Saat ini, aset tersebut diperdagangkan di kisaran $2,16.
Para pelaku pasar kini membidik level resistensi harian di $2,35 sebagai target terdekat. Sinyal bullish dari indikator momentum mengindikasikan bahwa minat beli terhadap XRP masih cukup tinggi.
Namun, jika terjadi aksi ambil untung (pullback), harga diperkirakan akan kembali menguji area $2,07 sebagai batas aman bawah.
DISCLAIMER: Investasi pada aset kripto (Bitcoin, Ethereum, XRP, dan lainnya) memiliki risiko tinggi karena volatilitas harga yang ekstrem. Pergerakan pasar dapat berubah sewaktu-waktu dipengaruhi oleh sentimen global, regulasi, dan kondisi likuiditas. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan, perintah, atau saran investasi. Keputusan finansial sepenuhnya berada di tangan pembaca dengan segala konsekuensi yang ada. Selalu lakukan riset mendalam sebelum melakukan transaksi di pasar kripto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi