- Sejumlah komoditas pangan strategis seperti cabai, daging, dan minyak goreng mengalami penurunan harga rata-rata nasional pada Senin, 19 Januari 2026.
- Cabai merah keriting dan besar mencatat penurunan signifikan, sementara daging sapi murni dan kerbau ikut terkoreksi harganya.
- Mayoritas harga komoditas pangan tercatat turun, meskipun ikan tongkol dan beras khusus lokal menunjukkan kenaikan harga tipis.
Sementara ikan bandeng dan ikan kembung kompak turun tipis. Ikan bandeng berada di angka Rp 35.784 per kilogram, turun Rp 484 atau 1,33 persen, sedangkan ikan kembung tercatat Rp 43.824 per kilogram, turun Rp 59 atau 0,13 persen.
Adapun, garam konsumsi juga terpantau melemah. Harga garam konsumsi berada di level Rp 11.354 per kilogram, turun Rp 108 atau 0,94 persen.
Selain itu, panel harga Bapanas juga mencatat penurunan pada komoditas bawang merah. Harga bawang merah berada di level Rp 40.665 per kilogram, turun Rp 1.794 atau 4,23 persen.
Komoditas kedelai biji kering impor juga terpantau melemah. Harga kedelai impor tercatat Rp 10.804 per kilogram, turun Rp 111 atau 1,02 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Untuk komoditas beras, sejumlah jenis beras tercatat turun tipis. Beras SPHP berada di angka Rp 12.415 per kilogram, turun Rp 37 atau 0,30 persen.
Beras medium non SPHP tercatat Rp 13.797 per kilogram, turun Rp 24 atau 0,17 persen. Sementara beras medium berada di level Rp 13.349 per kilogram, turun Rp 99 atau 0,74 persen.
Beras premium juga mengalami penurunan tipis. Harga beras premium tercatat Rp 15.520 per kilogram, turun Rp 19 atau 0,12 persen.
Namun, berbeda dari tren beras lainnya, beras khusus lokal justru mengalami kenaikan. Harga beras khusus lokal tercatat Rp 15.810 per kilogram, naik Rp 163 atau 1,04 persen.
Sementara itu, jagung tingkat peternak juga mengalami penurunan. Harga jagung tercatat Rp 6.861 per kilogram, turun Rp 162 atau 2,31 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: Bos Bulog Ungkap Stok Beras Melimpah di Aceh Jelang Ramadan
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga
-
Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle
-
Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen
-
Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya
-
Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah