- Harga pangan nasional menunjukkan penurunan merata pada Rabu (28/1/2026), berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional BPN.
- Penurunan harga meliputi komoditas strategis seperti beras, protein hewani, perikanan, dan hortikultura, mengindikasikan pasokan terjaga.
- Contoh signifikan mencakup beras medium turun Rp107, daging kerbau beku impor turun Rp4.191, dan cabai rawit merah turun Rp2.045.
Suara.com - Harga pangan nasional terpantau mengalami penurunan secara merata pada Rabu (28/1/2026).
Berdasarkan Panel Harga Pangan Nasional yang dikelola Badan Pangan Nasional (BPN), hampir seluruh komoditas strategis tercatat mengalami koreksi dibandingkan hari sebelumnya.
Penurunan harga tersebut terjadi pada kelompok bahan pokok, protein hewani, perikanan, hingga komoditas hortikultura. Kondisi ini mencerminkan pasokan yang relatif terjaga di berbagai zona pasar di Indonesia.
Pada komoditas beras, harga beras medium nasional tercatat sebesar Rp13.256 per kilogram atau turun Rp107. Sementara beras SPHP berada di level Rp12.398 per kilogram setelah turun Rp60.
Adapun harga beras medium non-SPHP tercatat Rp13.775 per kilogram atau turun Rp126. Sementara beras khusus lokal berada di angka Rp15.463 per kilogram setelah mengalami penurunan Rp168.
Harga jagung tingkat peternak juga tercatat melemah. Komoditas tersebut kini berada di level Rp6.807 per kilogram atau turun Rp100 dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, harga kedelai biji kering impor tercatat sebesar Rp10.863 per kilogram atau turun Rp30, menunjukkan pergerakan harga yang relatif stabil.
Dari kelompok daging, harga daging sapi murni nasional berada di angka Rp135.613 per kilogram atau turun Rp725. Sementara daging kerbau segar lokal tercatat Rp139.063 per kilogram setelah turun Rp2.008.
Daging kerbau beku impor juga mengalami penurunan cukup signifikan. Harganya kini berada di level Rp107.117 per kilogram atau turun Rp4.191 dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: 2 Jenis Pangan Ini Harganya Bakal Meroket Jelang Ramadan
Harga daging ayam ras nasional tercatat Rp38.418 per kilogram atau turun Rp679. Sementara telur ayam ras berada di angka Rp30.197 per kilogram setelah mengalami penurunan Rp251.
Pada sektor perikanan, ikan kembung tercatat dijual dengan harga Rp44.245 per kilogram atau turun Rp122. Harga ikan tongkol turun Rp242 menjadi Rp36.424 per kilogram, sedangkan ikan bandeng berada di level Rp36.156 per kilogram atau turun Rp462.
Dari kelompok hortikultura, harga cabai rawit merah tercatat Rp50.594 per kilogram setelah turun Rp2.045. Cabai merah keriting mengalami penurunan Rp2.240 menjadi Rp34.231 per kilogram, sementara cabai merah besar berada di angka Rp33.966 per kilogram atau turun Rp2.395.
Harga bawang merah nasional tercatat Rp38.760 per kilogram atau turun Rp1.767. Sementara bawang putih bonggol berada di level Rp37.956 per kilogram setelah terkoreksi Rp575.
Untuk komoditas lain, harga gula konsumsi tercatat Rp18.033 per kilogram atau turun Rp116. Garam konsumsi berada di angka Rp11.266 per kilogram setelah mengalami penurunan Rp167.
Sementara itu, harga Minyakita tercatat Rp17.368 per liter atau turun Rp233. Minyak goreng curah berada di level Rp17.490 per liter setelah turun Rp160, sedangkan minyak goreng kemasan tercatat Rp20.756 per liter atau turun Rp266.
Data tersebut merupakan harga rata-rata nasional yang dihimpun dari berbagai zona pasar di Indonesia dan dibandingkan dengan harga pada hari sebelumnya.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Makin Murah Hari Ini, Bawang Merah hingga Beras Medium Ikut Turun
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai hingga Beras Makin Murah
-
Harga Beras SPHP Semua Wilayah Rp 12.500 per Kg, Pengecer Untung?
-
Harga Beras SPHP Akan Dipatok Sama Rp 12.500/Liter di Seluruh Wilayah RI
-
Harga Pangan Nasional Terus Melandai, Cabai hingga Bawang Merah Kompak Turun
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo
-
Piala Presiden 2026: Shin Tae-yong Senyum Lebar, Persija Imbangi Port FC Usai Tertinggal Dua Gol
-
Koalisi Masyarakat Sipil Peringatkan Bahaya Dominasi Militer, Sebut Demokrasi dan HAM Terancam
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
-
Maling Rp1,2 Miliar di Kalideres Tertangkap, Hasil Kejahatan Tinggal Rp200 Juta
-
Doli Golkar Pertanyakan OTT Kepala Daerah Tiap Pekan: Ada Skenario Parade Korupsi?
-
Akselerasi Layanan Zero Down Time di GIIAS 2026, Mitsubishi Fuso: Roda Bisnis Harus Terus Berputar
-
Bidik World Athletics Label, PB PASI Puji PLN Electric Run 2026
-
Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI