- Data Badan Pangan Nasional per 12 Januari 2026 menunjukkan tren penurunan harga pangan nasional pada sebagian besar komoditas strategis.
- Komoditas cabai menjadi penyumbang utama penurunan harga, diikuti oleh kelompok bumbu dapur, protein hewani, dan beras.
- Hanya harga daging sapi murni yang tercatat mengalami kenaikan, berbeda dengan mayoritas komoditas pangan lainnya.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional masih didominasi tren penurunan menjelang pertengahan Januari 2026.
Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional dari situs badanpangan.go.id yang dikelola Badan Pangan Nasional pada Senin (12/1/2026), sebagian besar komoditas strategis tercatat mengalami koreksi harga dibandingkan hari sebelumnya.
Komoditas cabai masih menjadi penyumbang utama penurunan harga. Cabai merah besar tercatat berada di level Rp35.986 per kilogram setelah turun Rp3.046 atau 7,80 persen.
Sementara cabai merah keriting turun Rp2.313 atau 5,65 persen ke harga Rp38.626 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada cabai rawit merah. Komoditas ini kini dibanderol Rp51.721 per kilogram atau turun Rp2.243 setara 4,16 persen.
Koreksi harga cabai ini memberi sedikit kelonggaran bagi konsumen rumah tangga maupun pelaku usaha kuliner.
Dari kelompok bumbu dapur, bawang putih bonggol turun Rp560 atau 1,45 persen menjadi Rp38.165 per kilogram.
Garam konsumsi juga ikut terkoreksi ke level Rp11.357 per kilogram atau turun Rp167.
Tak hanya itu, bawang merah turut mencatatkan penurunan cukup signifikan. Harga rata-ratanya kini berada di angka Rp42.554 per kilogram setelah turun Rp1.353 atau sekitar 3,08 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Baca Juga: Update Pangan Nasional 11 Januari 2026: Harga Cabai Kompak Turun, Jagung Naik
Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras turun Rp269 atau 0,68 persen menjadi Rp39.051 per kilogram. Telur ayam ras juga melemah ke level Rp30.796 per kilogram setelah turun Rp369 atau 1,18 persen.
Harga daging kerbau beku impor tercatat Rp106.446 per kilogram, turun Rp2.555 atau 2,34 persen. Sementara daging kerbau segar lokal berada di angka Rp40.926 per kilogram dengan penurunan tipis Rp 36 atau 0,03 persen.
Berbeda dengan komoditas lainnya, harga daging sapi murni justru bergerak naik. Komoditas ini tercatat naik Rp1.200 atau 0,88 persen menjadi Rp 136.962 per kilogram.
Sektor perikanan juga didominasi tren penurunan. Ikan kembung turun tipis Rp25 menjadi Rp44.529 per kilogram. Ikan tongkol berada di harga Rp36.629 per kilogram setelah turun Rp233, sedangkan ikan bandeng tercatat Rp35.714 per kilogram atau turun Rp482.
Harga minyak goreng turut mengalami koreksi. Minyak goreng kemasan turun Rp206 atau 0,98 persen menjadi Rp20.753 per liter.
Minyak goreng curah turun Rp388 atau 2,20 persen ke level Rp17.234 per liter. Produk Minyakita juga melemah Rp178 menjadi Rp17.490 per liter.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Bergerak Turun Hari Ini, Cabai hingga Beras Ikut Melunak
-
Harga Cabai Rawit Merah Mulai Turun, Dibanderol Rp 70.000 per Kg
-
Update Harga Sembako: Cabai dan Bawang Merah Putih Turun, Daging Sapi Naik
-
Harga Bawang dan Kebutuhan Dapur Naik, Minyak Goreng Tembus Rp22 Ribu per Liter
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Sentuh Rp70 Ribu
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru