- Profil Jeffrey Hendrik yang ditunjuk sebagai Pjs Dirut BEI menggantikan Iman Rachman yang mundur setelah IHSG ambruk pekan ini.
- Jeffrey Hendrik saat ini menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI.
- Jeffrey Hendrik akan menjalani tugas penting di hari pertamanya bekerja di Senin 2 Februari 2026.
Suara.com - Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia atau Dirut BEI, demikian bocoran yang disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada Sabtu malam (31/1/226) di sela konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta.
Jeffrey yang juga hadir dalam konferensi pers itu tak menampik informasi tersebut. Lalu siapa Jeffrey Hendrik dan mengapa ia yang ditunjuk sebagai pemimpin BEI, perusahaan yang kini sedang jadi sorotan publik?
Berikut adalah profil Jeffrey Hendrik secara singkat:
Jeffrey Hendrik bukanlah wajah baru di bursa atau PT BEI. Ia saat ini masih menjabat sebagai Direktur Pengembangan PT BEI. Ia duduk di jabatan mentereng itu sejak 2022 lalu dan dipilih lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Seperti dilansir dari laman resmi PT BEI, Jeffrey memulai karier di PT Zone Pratama (1994-1996), kemudian melanjutkan sebagai Corporate Finance PT Transpacific Securindo (1996-1999) dan sebagai Direktur Utama PT Phintraco Sekuritas (1999-2022).
Jeffrey juga pernah menjadi anggota Komite Perdagangan dan Penyelesaian Transaksi Efek BEI (2019-2020), pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Anggota Departement Perdagangan Efek (2020-2022), dan anggota Task Force Keuangan Berkelanjutan OJK sejak tahun 2021.
Informasi pendidikan Jeffrey Hendrik juga sangat minim. Ia diketahui lulus program sarjana bidang ekonomi dari Universitas Trisakti, Jakarta pada tahun 1995.
Diumumkan Senin
Jeffrey Hendrik akan diumumkan secara resmi sebagai Dirut BEI pada Senin pagi (2/2/2026). Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad mengatakan pihaknya akan mengumumkan Pjs Dirut BEI sebelum jam pembukaan perdagangan Bursa pada Senin pagi.
Baca Juga: Purbaya Senang Dirut BEI Mundur: Bukan Saya yang Bayar Gajinya
Tugas di hari pertama Jeffrey bekerja sangat penting, yakni mewakili BEI dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) - perusahaan keuangan asal Amerika Serikat di balik ambruknya indeks harga saham gabungan (IHSG) akhir pekan ini.
Jeffrey Hendrik mengatakan ia akan menggelar rapat bersama MSCI secara online pada Senin. Rapat itu akan turut diikuti perwakilan regulator yakni Otoritas Jasa Keuangan atau OJK.
“Pertemuan secara online. Saya akan mewakili Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk ketemu dengan petinggi MSCI. Dari OJK juga akan ikut,” ujar Jeffrey.
Melalui pertemuan secara daring itu, BEI dan OJK akan menyampaikan kepada pihak penyedia indeks global tersebut, bahwa pasar modal Indonesia memiliki komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola.
“Kita akan meyakinkan kepada indeks provider global, bahwa Indonesia punya komitmen untuk meningkatkan transparansi dan tata kelola,” ujar Jeffrey.
Mencuat di tengah Ambruknya IHSG
Berita Terkait
-
Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut PT BEI, Tugasnya di Hari Pertama Kerja Cukup Seram
-
Profil Friderica Widyasari Dewi, Ketua OJK Baru dengan Latar Belakang Mentereng
-
Apa Kata Pemerintah Soal Drama Bursa? Mensesneg Ungkap Pelajaran dari Mundurnya Iman Rachman
-
OJK Sambut Keingingan Danantara untuk Jadi Pemegang Saham PT BEI
-
OJK Segera Cari Plt Dirut BEI, Ini Bocorannya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Rupiah Alami Pelemahan, Cek Harga Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Cabai Rawit Makin Pedas di Kantong! Harga Tembus Rp82.300 per Kg
-
Rupiah Kembali Lesu, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.738
-
Investor Ragu Komitmen Damai AS - Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
-
IHSG Masih Dalam Tren Menguat, Pantau Saham BMRI
-
Pertimbangkan Jual, Harga Buyback Emas Antam Naik Tinggi Jadi Rp2.514.000/Gram
-
Melonjak 54,37%, BTN Bukukan Laba Bersih Rp1,85 Triliun Hingga Mei
-
Investor Kembali Borong Kripto, Harga Bitcon Tembus USD 65.900
-
Heboh Struk SPBU Tulis Harga Pertalite Rp18.040 per Liter, Pertamina: Itu Harga Keekonomian
-
Bank of Japan Pilih Lawan Inflasi, Suku Bunga Naik Tertinggi Sejak 1995 di Tengah Pelemahan Yen