- BEI suspensi 38 emiten karena gagal penuhi aturan free float 7,5% hingga akhir 2025.
- Emiten pelanggar didenda Rp50 juta dan mendapat Peringatan Tertulis III dari otoritas bursa.
- Suspensi berlaku di seluruh pasar hingga ketentuan kepemilikan publik terpenuhi.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas terhadap perusahaan tercatat yang tidak patuh terhadap aturan kepemilikan saham publik.
Per Minggu, 1 Februari 2026, otoritas bursa resmi menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham 38 emiten. Keputusan ini diambil lantaran puluhan perusahaan tersebut belum memenuhi ketentuan saham beredar di publik atau free float hingga batas waktu 31 Desember 2025.
Berdasarkan pengumuman resmi bursa, para emiten tersebut dinilai melanggar Ketentuan V.1.1 dan/atau V.1.2 dalam Peraturan Bursa Nomor I-A. Aturan ini mewajibkan perusahaan tercatat untuk menjaga jumlah saham free float minimal 7,5% dari total saham tercatat atau memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan bursa untuk menjamin likuiditas perdagangan.
Selain penghentian perdagangan, BEI juga menjatuhkan sanksi administratif berupa Peringatan Tertulis III serta denda sebesar Rp50 juta kepada masing-masing emiten yang melanggar. Langkah ini merupakan bentuk penegakan disiplin agar pasar modal Indonesia tetap kredibel dan transparan bagi investor.
Hingga pemantauan terakhir pada 29 Januari 2026, dari total 38 perusahaan yang bermasalah, sebanyak 23 emiten terkena suspensi di seluruh pasar (Reguler, Tunai, dan Negosiasi). Sementara itu, 15 emiten lainnya dikenakan suspensi terbatas pada Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
"Bursa akan mengenakan sanksi Suspensi Efek kepada Perusahaan Tercatat atas belum dipenuhinya ketentuan V.1.1. dan/atau V.1.2," tulis manajemen BEI dalam pernyataan resminya.
Beberapa nama besar masuk dalam daftar ini, seperti PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI), PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN), dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB).
Otoritas bursa menegaskan bahwa gembok perdagangan ini tidak akan dibuka sampai perusahaan yang bersangkutan melakukan aksi korporasi untuk memenuhi ketentuan free float atau hingga periode evaluasi berikutnya.
Kebijakan ini menjadi pengingat bagi para emiten bahwa kepatuhan terhadap regulasi bursa adalah hal mutlak. Bagi investor, suspensi ini tentu berdampak pada likuiditas portofolio mereka, sehingga emiten diharapkan segera melakukan langkah strategis untuk memulihkan status perdagangan saham mereka di pasar modal.
Baca Juga: Pasar Saham RI Dibanjiri ARB Emiten Konglomerat
Berikut daftar 38 emiten yang gagal penuhi aturan free float:
1. ALMI - PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (seluruh pasar)
2. CBMF - PT Cahaya Bintang Medan Tbk (seluruh pasar)
3. COWL - PT Cowell Development Tbk (seluruh pasar)
4. DEAL - PT Dewata Freightinternational Tbk (reguler dan tunai)
5. DUCK - PT Jaya Bersama Indo Tbk (seluruh pasar)
6. ETWA - PT Eterindo Wahanatama Tbk (seluruh pasar)
7. FASW - PT Fajar Surya Wisesa Tbk (reguler dan tunai)
8. GAMA - PT Aksara Global Development Tbk (reguler dan tunai)
9. HKMU - PT HK Metals Utama Tbk (seluruh pasar)
10. JSKY - PT Sky Energy Indonesia Tbk (reguler dan tunai)
11. KAYU - PT Darmi Bersaudara Tbk (seluruh pasar)
12. KBRI - PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (seluruh pasar)
13. KIAS - PT Keramika Indonesia Asosiasi Tbk (reguler dan tunai)
14. LCGP - PT Eureka Prima Jakarta Tbk (seluruh pasar)
15. LMSH - PT Lionmesh Prima Tbk (reguler dan tunai)
16. MABA - PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (seluruh pasar)
17. MAGP - PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (reguler dan tunai)
18. MFMI - PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (reguler dan tunai)
19. MTRA - PT Mitra Pemuda Tbk (seluruh pasar)
20. MTSM - PT Metro Realty Tbk (reguler dan tunai)
21. MYTX - PT Asia Pacific Investama Tbk (reguler dan tunai)
22. NUSA - PT Sinergi Megah Internusa Tbk (reguler dan tunai)
23. PLAS - PT Polaris Investama Tbk (seluruh pasar)
24. PLIN - PT Plaza Indonesia Realty Tbk (reguler dan tunai)
25. RIMO - PT Rimo International Lestari Tbk (seluruh pasar)
26. RSGK - PT Kedoya Adyaraya Tbk (reguler dan tunai)
27. SBAT - PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (seluruh pasar)
28. SIMA - PT Siwani Makmur Tbk (seluruh pasar)
29. SKYB - PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (reguler dan tunai)
30. SMCB - PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (reguler dan tunai
31. SUGI - PT Sugih Energy Tbk (seluruh pasar)
32. SUPR - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (reguler dan tunai)
33. TECH - PT Indosterling Technomedia Tbk (seluruh pasar)
34. TOYS - PT Sunindo Adipersada Tbk (seluruh pasar)
35. TRIL - PT Trivina Insanlestari Tbk (seluruh pasar)
36. TRIO - PT Trikomsel Oke Tbk (seluruh pasar
37. UNIT - PT Nusantara Inti Corpora Tbk (seluruh pasar)
38. WICO - PT Wicaksana Overseas International Tbk (reguler dan tunai).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN