- Investor asing gencar melakukan aksi jual bersih (net sell) dengan nilai yang cukup fantastis.
- Saham BUMI milik konsorsium Grup Bakrie dan Grup Salim menjadi bulan-bulanan aksi lepas saham oleh investor mancanegara.
- Nilai jual bersih pada saham tambang batu bara ini mencapai Rp571,9 miliar.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memarkirkan diri di zona hijau pada penutupan perdagangan Rabu (4/2/2026). Meski indeks menguat, investor asing justru terpantau gencar melakukan aksi jual bersih (net sell) dengan nilai yang cukup fantastis, mencapai triliunan rupiah.
Mengutip data Stockbit, IHSG ditutup menguat 24,12 poin atau 0,3% ke level 8.146,7. Namun, di balik penguatan tersebut, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp1,44 triliun di seluruh pasar.
Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik konsorsium Grup Bakrie dan Grup Salim menjadi bulan-bulanan aksi lepas saham oleh investor mancanegara. Tak tanggung-tanggung, nilai jual bersih pada saham tambang batu bara ini mencapai Rp571,9 miliar, sekaligus memimpin daftar net sell hari ini.
Menyusul BUMI, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga ramai dilepas asing dengan nilai Rp193,7 miliar, disusul oleh raksasa otomotif PT Astra International Tbk (ASII) yang mencatatkan net sell sebesar Rp146,5 miliar.
Daftar 10 Saham dengan Net Sell Asing Terbesar (Rabu, 4/2/2026):
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp571,9 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Rp193,7 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII): Rp146,5 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp120,1 miliar
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Rp111,4 miliar
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Rp102 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA): Rp74,6 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Rp67,7 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO): Rp65 miliar
- PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR): Rp57,3 miliar
Sepanjang perdagangan hari ini, total nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) menembus angka Rp25,47 triliun. Pergerakan pasar menunjukkan dinamika yang cukup kontras; meski indeks naik, jumlah saham yang terkoreksi justru lebih banyak dibandingkan yang menguat.
Tercatat sebanyak 309 saham menguat, sementara 419 saham mengalami penurunan, dan 230 saham stagnan. Volume perdagangan mencapai 42,41 miliar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 2,81 juta kali.
Aksi ambil untung (profit taking) oleh investor asing di saham-saham blue chip dan komoditas tampaknya menjadi penahan laju IHSG untuk tidak melompat lebih tinggi lagi.
Baca Juga: IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya