Suara.com - Berpergian ke luar negeri atau sekadar belanja di marketplace internasional kini jauh lebih praktis berkat hadirnya dompet digital (e-wallet).
Anda tidak perlu lagi repot menukar uang tunai di money changer atau khawatir dengan biaya administrasi bank yang selangit.
Di tahun 2026 ini, teknologi pembayaran lintas negara sudah semakin canggih. Berikut adalah 7 rekomendasi wallet terbaik untuk transaksi luar negeri yang mudah dipahami dan aman digunakan.
1. Wise (Dahulu TransferWise)
Wise tetap menjadi juara untuk urusan kurs mata uang. Keunggulan utamanya adalah penggunaan kurs pasar asli tanpa biaya tersembunyi.
Wise sangat cocok untuk transfer uang ke rekening luar negeri atau menerima gaji dari luar negeri dengan potongan yang sangat minim.
Fitur Andalan: Akun multi-mata uang yang memungkinkan Anda menyimpan lebih dari 40 jenis mata uang sekaligus.
2. PayPal
Siapa yang tidak kenal PayPal? Sebagai pemain lama, PayPal adalah standar global untuk belanja online.
Baca Juga: KFC dan Pizza Hut Resmi Merger, Nilai Transaksi Tembus Rp15,6 Triliun
Hampir semua situs belanja internasional menerima PayPal. Perlindungan pembelinya (Buyer Protection) sangat kuat, sehingga Anda bisa mengajukan pengembalian dana jika barang tidak sampai.
Fitur Andalan: Keamanan transaksi tanpa perlu memberikan detail kartu kredit ke penjual.
3. Revolut
Revolut adalah aplikasi keuangan "serba ada" yang sangat populer di Eropa dan Amerika, namun kini banyak digunakan oleh pelancong global.
Selain transaksi harian, Revolut memungkinkan Anda mengonversi mata uang secara instan di dalam aplikasi dengan biaya yang sangat rendah.
Fitur Andalan: Fitur kartu virtual sekali pakai untuk belanja online yang jauh lebih aman dari risiko hacker.
Berita Terkait
-
COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
PPATK Kebanjiran Laporan: Ada 21 Ribu Transaksi Keuangan Per Jam Selama Hari Kerja
-
Pajak Kripto Meningkat di Tengah Industri yang Lesu
-
Kode SWIFT BCA Terbaru 2026 untuk Transaksi Internasional
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026