- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan MBG adalah pilar utama program pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
- MBG termasuk dalam tiga pilar Sumitronomics, esensial bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi tinggi dan stabilitas sosial.
- Purbaya mendorong percepatan belanja K/L serta memindahkan dana SAL BI untuk menstimulasi pertumbuhan kredit ekonomi.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kalau Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu pilar dari program pembangunan Presiden RI Prabowo Subianto.
Menkeu Purbaya menyebut kalau MBG termasuk dalam tiga pilar utama Sumitronomics mulai dari pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan, hingga stabilitas sosial dan politik.
Bahkan apabila tidak ada MBG, Purbaya menilai kalau pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan tercipta,
"Orang sering protes MBG dan program lain, itu adalah salah satu pilar dari program pembangunan Pak Presiden, pemerataan dan stabilitas sosial-politik. Kalau itu enggak ada, pertumbuhan ekonomi yang tinggi enggak bisa tercipta," kata Purbaya, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).
Purbaya juga memperingatkan masyarakat untuk tidak banyak protes soal MBG. Ia menilai program andalan Presiden RI itu justru dibutuhkan publik.
"Jadi jangan protes kebanyakan. MBG ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat," imbuhnya.
Bendahara Negara lalu memperingatkan kondisi ekonomi, sosial, dan politik pada Agustus 2025 yang menyebabkan aksi demonstrasi di berbagai daerah.
Ia berpendapat bahwa aksi demo itu mesti menjadi pelajaran bahwa stabilitas ekonomi dan pemerataan perlu berjalan berdampingan.
Makanya, Purbaya menerapkan strategi untuk menghidupkan kembali mesin perekonomian sejak dilantik jadi Menkeu pada September 2025 dengan koordinasi kebijakan fiskal, moneter, hingga sektor rill.
Baca Juga: Belasan Telur dan Lauk Sering Dibawa Pulang Pekerja MBG, Curhat Istri Picu Amarah Warganet
Selain itu, Purbaya juga mendorong Kementerian/Lembaga (K/L) untuk mempercepat belanja agar dampak ekonomi bisa langsung dirasakan masyarakat.
Lebih lanjut Purbaya juga mengumumkan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Bank Indonesia ke perbankan. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan kredit.
“Manfaatnya yaitu menambah likuiditas sistem perekonomian, sehingga kredit bisa tumbuh lebih cepat. Itu juga membalik arah ekonomi dengan signifikan dan menambah kontribusi mesin pertumbuhan dan sektor swasta,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Belasan Telur dan Lauk Sering Dibawa Pulang Pekerja MBG, Curhat Istri Picu Amarah Warganet
-
Dulu Rugi Mulu, Laba BUMN di Era Prabowo Meroket 4 Kali Lipat, Ini Sebabnya
-
Polri Kebut 1.179 Dapur MBG, 2,9 Juta Warga Disasar hingga Pelosok Wilayah 3T
-
Polri Jadi Bulan-bulanan, Prabowo: Itu Risiko, Dulu Jenderal TNI Dimaki-Dituduh Melanggar HAM
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Hijrah ke Danantara
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI