Bisnis / Makro
Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Konsultasi Pimpinan Komisi DPR RI dengan Pemerintah terkait Jaminan Sosial yang disiarkan virtual, Senin (9/2/2026). [Screenshot YouTube]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan MBG adalah pilar utama program pembangunan Presiden Prabowo Subianto.
  • MBG termasuk dalam tiga pilar Sumitronomics, esensial bagi terciptanya pertumbuhan ekonomi tinggi dan stabilitas sosial.
  • Purbaya mendorong percepatan belanja K/L serta memindahkan dana SAL BI untuk menstimulasi pertumbuhan kredit ekonomi.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kalau Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah salah satu pilar dari program pembangunan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menkeu Purbaya menyebut kalau MBG termasuk dalam tiga pilar utama Sumitronomics mulai dari pertumbuhan ekonomi tinggi, pemerataan, hingga stabilitas sosial dan politik. 

Bahkan apabila tidak ada MBG, Purbaya menilai kalau pertumbuhan ekonomi tinggi tidak akan tercipta, 

"Orang sering protes MBG dan program lain, itu adalah salah satu pilar dari program pembangunan Pak Presiden, pemerataan dan stabilitas sosial-politik. Kalau itu enggak ada, pertumbuhan ekonomi yang tinggi enggak bisa tercipta," kata Purbaya, dikutip dari Antara, Jumat (13/2/2026).

Purbaya juga memperingatkan masyarakat untuk tidak banyak protes soal MBG. Ia menilai program andalan Presiden RI itu justru dibutuhkan publik.

"Jadi jangan protes kebanyakan. MBG ini memang program yang diperlukan oleh masyarakat," imbuhnya.

Potret dapur MBG (bgn.go.id)

Bendahara Negara lalu memperingatkan kondisi ekonomi, sosial, dan politik pada Agustus 2025 yang menyebabkan aksi demonstrasi di berbagai daerah.

Ia berpendapat bahwa aksi demo itu mesti menjadi pelajaran bahwa stabilitas ekonomi dan pemerataan perlu berjalan berdampingan.

Makanya, Purbaya menerapkan strategi untuk menghidupkan kembali mesin perekonomian sejak dilantik jadi Menkeu pada September 2025 dengan koordinasi kebijakan fiskal, moneter, hingga sektor rill.

Baca Juga: Belasan Telur dan Lauk Sering Dibawa Pulang Pekerja MBG, Curhat Istri Picu Amarah Warganet

Selain itu, Purbaya juga mendorong Kementerian/Lembaga (K/L) untuk mempercepat belanja agar dampak ekonomi bisa langsung dirasakan masyarakat.

Lebih lanjut Purbaya juga mengumumkan pemindahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) milik Bank Indonesia ke perbankan. Hal itu dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan kredit.

“Manfaatnya yaitu menambah likuiditas sistem perekonomian, sehingga kredit bisa tumbuh lebih cepat. Itu juga membalik arah ekonomi dengan signifikan dan menambah kontribusi mesin pertumbuhan dan sektor swasta,” jelasnya.

Load More