- Pada Jumat (14/2/2026), Bapanas mencatat harga cabai rawit merah naik signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.
- Harga beras medium dan beberapa jenis bawang mayoritas mengalami penurunan harga harian dan mingguan.
- Daging sapi murni dan daging kerbau segar lokal menunjukkan tren kenaikan harga signifikan dibandingkan pekan lalu.
Suara.com - Harga pangan nasional bergerak variatif pada Jumat (14/2/2026). Berdasarkan data rata-rata nasional dari panel harga yang dikelola Badan Pangan Nasional (Bapanas), cabai rawit merah kembali menyentuh level Rp70 ribu per kilogram.
Rata-rata nasional cabai rawit merah tercatat Rp71.826 per kilogram atau turun Rp227 setara 0,32 persen dibandingkan hari sebelumnya. Meski turun harian, posisinya kini jauh lebih tinggi dibandingkan pekan lalu yang masih di level Rp65.648 per kilogram.
Kenaikan juga terlihat secara mingguan pada cabai merah besar. Hari ini harganya berada di Rp39.840 per kilogram atau turun 1,71 persen secara harian, namun lebih tinggi dari posisi 5 Februari 2026 yang tercatat Rp38.444 per kilogram.
Cabai merah keriting tercatat Rp42.739 per kilogram atau turun Rp540 setara 1,25 persen dibandingkan hari sebelumnya. Dibanding pekan lalu yang berada di Rp39.945 per kilogram, harga komoditas ini menunjukkan lonjakan cukup signifikan.
Dari kelompok beras, beras medium kini berada di level Rp13.328 per kilogram atau turun Rp39 setara 0,29 persen. Jika dibandingkan pekan lalu yang sempat menyentuh Rp13.401 per kilogram, harga beras medium tercatat lebih rendah.
Beras SPHP berada di Rp12.439 per kilogram atau turun tipis 0,06 persen. Posisi ini juga sedikit di bawah pekan lalu yang berada di Rp12.464 per kilogram.
Sementara itu, beras medium non-SPHP tercatat Rp13.856 per kilogram atau turun 0,37 persen secara harian. Dibanding pekan lalu yang mencapai Rp13.940 per kilogram, harga komoditas ini juga mengalami koreksi.
Berbeda arah, beras khusus lokal justru naik 2,30 persen atau Rp360 menjadi Rp16.040 per kilogram. Secara mingguan, harga ini melonjak dari Rp15.822 per kilogram pada 5 Februari 2026.
Untuk komoditas bawang, bawang merah hari ini berada di Rp40.231 per kilogram atau turun 3,02 persen secara harian. Namun dibandingkan pekan lalu di level Rp40.117 per kilogram, harganya relatif stabil dengan kecenderungan naik tipis.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik
Bawang putih bonggol tercatat Rp38.066 per kilogram atau turun 1,83 persen. Secara mingguan, harga ini sedikit lebih rendah dari pekan lalu yang berada di Rp38.167 per kilogram.
Dari kelompok pangan hewani, daging ayam ras kini Rp40.198 per kilogram atau turun 0,95 persen dibandingkan hari sebelumnya. Namun dibanding pekan lalu yang berada di Rp39.328 per kilogram, harga ayam mengalami kenaikan.
Telur ayam ras tercatat Rp30.563 per kilogram atau turun 1 persen secara harian. Secara mingguan, harga telur juga lebih tinggi dibandingkan posisi Rp30.148 per kilogram pada pekan lalu.
Harga daging sapi murni naik tipis 0,36 persen menjadi Rp137.657 per kilogram. Dibandingkan pekan lalu di Rp136.494 per kilogram, harga daging sapi menunjukkan tren kenaikan.
Daging kerbau segar lokal hari ini melonjak ke Rp143.194 per kilogram atau naik 1,50 persen. Padahal pekan lalu komoditas ini sempat berada di Rp139.674 per kilogram.
Sebaliknya, daging kerbau beku impor turun 1,71 persen menjadi Rp110.331 per kilogram. Jika dibandingkan pekan lalu yang berada di Rp112.185 per kilogram, harga komoditas ini menunjukkan penurunan cukup dalam.
Berita Terkait
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun 19 Januari 2026, Bawang Merah hingga Cabai Makin Murah
-
Harga Cabai Mulai Berangsur Turun, Dibanderol Rp 35.000/Kg
-
Harga Beras hingga Jagung Kompak Turun, Tekanan Pangan Nasional Kian Melandai
-
Harga Pangan Nasional Makin Murah Hari Ini, Bawang Merah hingga Beras Medium Ikut Turun
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun