- Bank Indonesia menginisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat talenta muda dalam kemajuan ekonomi dan keuangan digital nasional.
- PIDI mewujudkan ekosistem kolaboratif melalui inisiatif Digdaya berupa pelatihan dan Hackathon sebagai laboratorium inovasi nasional.
- Program ini bertujuan mengakselerasi solusi digital yang siap industri, memperluas inklusi keuangan, serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) menginisiasi program Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai langkah strategis memperkuat talenta muda dalam mendorong kemajuan ekonomi dan keuangan digital nasional.
Program PIDI diinisiasi BI berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Penyelenggara Uang Virtual Indonesia (APUVINDO), serta Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI).
PIDI dirancang untuk mengakselerasi berbagai solusi digital yang siap diterapkan di industri, memperluas inklusi keuangan, serta memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional.
Inisiatif ini menjadi bagian dari percepatan transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital (EKD) yang sejalan dengan Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 melalui pengembangan talenta digital yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan bahwa transformasi digital tidak hanya membutuhkan kemajuan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia.
Menurutnya, transformasi digital tidak hanya membutuhkan kemajuan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengubah ide menjadi solusi nyata.
"Melalui PIDI, Bank Indonesia membangun ekosistem agar inovasi talenta muda mampu menjawab kebutuhan industri digital yang semakin kompleks, memperkuat stabilitas sistem keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ujar Perry di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Adapun, PIDI mempertemukan talenta, regulator, industri, dan investor dalam satu ekosistem kolaboratif. Program ini diwujudkan melalui dua inisiatif utama, yakni Digdaya (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) dan Hackathon.
Digdaya merupakan jalur penguatan kapasitas melalui pelatihan terstruktur dan sertifikasi berjenjang guna meningkatkan kompetensi serta profesionalisme talenta digital muda.
Baca Juga: Sektor Eksternal RI Tangguh! Defisit Transaksi Berjalan 2025 Cuma 0,1 Persen PDB
Adapun Hackathon berperan sebagai laboratorium inovasi nasional yang menjadi ruang kolaborasi untuk menguji gagasan, membangun prototipe, dan memvalidasi solusi berbasis kebutuhan riil industri.
Melalui kedua program tersebut, peserta tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pelatihan terstruktur, sertifikasi, mentoring profesional, hingga kesempatan business matching dengan industri dan job fair.
Program ini berfokus pada tiga problem statement, yakni penguatan ketahanan dan inovasi keuangan; peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan penciptaan lapangan kerja; serta percepatan layanan publik, ekonomi kreatif, dan ekspor jasa digital.
Inisiasi PIDI yang mengusung tema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital” sekaligus membuka pendaftaran Digdaya x Hackathon 2026 yang berlangsung pada 23 Februari hingga 27 Maret 2026.
Tim yang lolos seleksi awal akan mengikuti pelatihan berbasis kebutuhan riil industri untuk mematangkan ide inovasi. Pada tahap berikutnya, peserta diminta memvisualisasikan gagasan dalam bentuk video proof of concept.
Tim dengan ide terbaik akan melanjutkan pengembangan prototipe dengan pendampingan mentor serta dipertemukan dengan industri dan investor sebagai off-taker agar solusi yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara nyata dan scalable.
BI berharap PIDI menjadi ruang kontribusi generasi muda dalam pembangunan ekonomi digital nasional. Melalui kolaborasi antara otoritas, dunia usaha, dan talenta muda, BI menegaskan komitmennya membangun struktur ekonomi digital yang kuat, aman, dan berdaya saing global.
Dengan ekosistem yang terintegrasi, inovasi diharapkan tidak berhenti pada tataran ide, melainkan menjadi solusi konkret yang meningkatkan efisiensi, memperluas akses keuangan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Berita Terkait
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Bank Indonesia Tidak Umumkan Lagi Aliran Modal Asing, Ini Alasannya
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Danantara Gandeng Perusahaan Asal Inggris Arm Mau Ciptakan Chip
-
7 Fakta Menarik Perusahaan IPO Saham Februari 2026
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
-
Minat Umrah Generasi Muda Sangat Tinggi, BSI Bidik Target 1 Juta Nasabah
-
Pedagang Ini Catat Lonjakan Penjualan 38% Lewat Strategi Affiliate di Ramadan
-
Harga Emas Galeri 24 dan UBS Naik di Pegadaian Hari Ini 24 Februari 2026
-
Bursa Calon Pimpinan OJK Memanas, Pejabat Internal Ramai-Ramai Mendaftarkan Diri!
-
Trump Ancam Naikkan Tarif "Lebih Kejam" Pasca Putusan MA, Pasar Terguncang
-
5 Rekomendasi Emas Selain Antam yang Aman dan Terpercaya
-
Profil PT Indospring Tbk, Ini Sosok Pemiliknya