- INDODAX menyelenggarakan program CSR "Berkah Ramadan 2026" pada 21 hingga 27 Februari 2026 di wilayah Jabodetabek.
- Kegiatan ini fokus membantu lansia, dhuafa, dan membenahi fasilitas rumah ibadah melalui berbagai bantuan konkret.
- Bantuan meliputi penyediaan fasilitas belajar, pembagian ratusan paket sembako, serta dukungan perlengkapan ibadah.
Suara.com - Platform kripto INDODAX menyelenggarakan rangkaian program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).
Program bertajuk “Berkah Ramadan 2026: Rangkai Ramadan, Rajut Kebaikan Bersama Indodax” ini dilaksanakan mulai 21 hingga 27 Februari 2026.
Kegiatan ini difokuskan di beberapa titik di wilayah Jabodetabek dengan sasaran kelompok lanjut usia (lansia), masyarakat dhuafa, serta pembenahan fasilitas rumah ibadah.
Dalam pelaksanaannya, platform kripto ini bekerja sama dengan yayasan sosial Ayobantu dan Sekolah Relawan. Acara dimulai secara resmi pada Sabtu (21/02) di TBM Kolong Ciputat. Pada tahap awal, bantuan yang disalurkan difokuskan pada pemenuhan fasilitas belajar, seperti:
- Rak buku dan paket buku bacaan.
- Meja lipat, papan tulis portabel, dan alas duduk.
- 100 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak yang tidak menempuh jalur pendidikan formal.
Langkah ini diambil untuk mendukung literasi dan akses edukasi bagi anak-anak di lingkungan yang membutuhkan.
Selain sektor pendidikan, INDODAX juga menyasar kebutuhan pokok masyarakat selama bulan puasa.
Rangkaian kegiatan meliputi pembagian ratusan paket sembako serta hidangan berbuka (takjil) di lokasi-lokasi seperti Kampung Pemulung Pinang Ranti, Kemang, dan Kampung Nelayan Cilincing.
Ada pula agenda belanja bersama anak yatim dan lansia di Pasar Jonggol untuk membantu mereka memenuhi kebutuhan pangan harian.
Sementara itu, untuk mendukung kelancaran ibadah, penyaluran perlengkapan penunjang aktivitas masjid dilakukan di wilayah Depok, Pondok Rajeg, Setiabudi, hingga Kebayoran Lama.
Baca Juga: Di Balik War Takjil: Ada Mesin Ekonomi Rakyat yang Bergerak Tanpa Henti
Antony Kusuma, selaku Vice President INDODAX, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya platform untuk memberikan kontribusi yang lebih nyata di luar layanan digital.
Sebagai perusahaan yang bergerak di industri teknologi dan aset digital, pihaknya ingin memastikan pertumbuhan ekonomi digital juga dibarengi dengan kepedulian sosial yang inklusif.
"Kami ingin kehadiran kami tidak hanya dirasakan melalui layanan digital, tetapi juga lewat aksi nyata di kehidupan sehari-hari. Langkah ini adalah bagian dari komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Antony.
Berita Terkait
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Puasa Belum Genap Seminggu, King Nassar Sudah Siapkan THR hingga Baju Lebaran
-
25 Link Download Amplop Lebaran Lucu, Gratis dan Bisa Langsung Cetak
-
Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul
-
Viral Guru Bule Nangis Lihat 4 Bocah SD Salat di Ruangannya: Ada Simfoni yang Indah
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar
-
ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit
-
ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana