Bisnis / Makro
Selasa, 03 Maret 2026 | 18:39 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk program diskon transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. [Antara]
Baca 10 detik
  • Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk program diskon transportasi.
  • Stimulus ekonomi Lebaran 2026 juga meliputi bantuan pangan senilai Rp14,9 triliun untuk 35,04 juta keluarga.
  • Bagian dari rangkaian stimulus yang diumumkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat.

Suara.com - Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp911,16 miliar untuk program diskon transportasi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi dalam rangka mendukung mobilitas masyarakat saat periode mudik Lebaran 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan diskon transportasi tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun skema non-APBN.

“Nah, selanjutnya, kita telah juga memberikan bantuan untuk diskon transportasi khusus menjelang Lebaran. Nilai rupiahnya 911,16 miliar, baik dari APBN maupun non-APBN,” ujar Airlangga dalam konferensi pers pengumuman THR dan Bonus Hari Raya 2026 di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (3/3/2026).

Program ini merupakan bagian dari rangkaian stimulus yang diumumkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong perputaran ekonomi selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah.

Selain diskon transportasi, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan dengan nilai Rp14,9 triliun. Bantuan tersebut berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng bagi 35,04 juta keluarga penerima.

“Dan bantuan yang diberikan pemerintah pada saat menjelang Lebaran nanti, dalam bantuan pangan itu nilainya 14,9 triliun. Berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk 35,04 juta keluarga,” kata Airlangga.

Tak hanya itu, pemerintah juga menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret untuk membantu mengurai kepadatan arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Dan pemerintah juga sudah mengumumkan Work From Anywhere, tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret,” pungkasnya.

Baca Juga: Pemerintah Umumkan THR ASN 2026, Anggaran Naik 10 Persen

Load More