Bisnis / Makro
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB
(Kiri-kanan) Wamenkeu Suahasil Nazara, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, dan Wamenkeu Juda Agung saat konferensi pers APBN KiTa edisi April 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026) malam. [Suara.com/Dicky Prastya]
Baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan efisiensi anggaran program Makan Bergizi Gratis sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
  • Anggaran program Makan Bergizi Gratis telah dikurangi dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun untuk meningkatkan efektivitas dana negara.
  • Realisasi dana Rp75 triliun per April 2026 telah disalurkan kepada 61,96 juta penerima melalui 27.952 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membuka peluang untuk melakukan efisiensi program Makan Bergizi Gratis (MBG) andalan Presiden RI Prabowo Subianto.

Menkeu Purbaya menerangkan kalau per April 2026, realisasi program MBG mencapai Rp 75 triliun atau 22,4 persen dari total keseluruhan anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) Rp 335 triliun di tahun 2026.

Namun ia menyebut kalau anggaran MBG saat ini bukan Rp 335 triliun, tapi sudah dipotong menjadi Rp 268 triliun sesuai arahan Presiden. Bahkan nantinya ada penghematan lagi untuk program tersebut.

“Tapi nanti bukan Rp 335 T, nanti ada penghematan-penghematan tertentu sesuai dengan instruksi Pak Presiden. Sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efektif dan efisien,” katanya dalam konferensi pers APBN KiTa edisi April 2026 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Sayang Purbaya tidak menjelaskan lebih rinci berapa efisiensi anggaran MBG yang nantinya dilakukan Pemerintah. 

Makan Bergizi Gratis. [Ist]

Dari total realisasi anggaran MBG Rp 75 triliun, program ini telah diterima oleh 61,96 juta penerima. 

Selain itu, total realisasi ini juga diterima oleh 27.952 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). Purbaya memastikan program ini bakal terus didukung, serta mengalami peningkatan efisiensi.

“Ini program yang bagus akan kita terus dukung tapi dengan peningkatan efisiensinya nanti ke depan,” jelas Purbaya.

Baca Juga: Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Load More