- IHSG menguat 1,76 persen ke level 7.710 pada Kamis, 5 Maret 2026, didorong sentimen positif global dan bargain hunting.
- Sektor cyclical mencatat kenaikan terbesar, sementara nilai tukar Rupiah melemah ke Rp 16.905 per dolar AS.
- Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG akan berkonsolidasi pada rentang 7.550 hingga 7.800 di perdagangan berikutnya.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada penutupan perdagangan Kamis, 5 Maret 2026. Penguatan ini didorong oleh sentimen positif dari bursa global dan aksi bargain hunting investor setelah sebelumnya pasar mengalami tekanan.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, IHSG ditutup menguat 1,76 persen ke level 7.710. Kenaikan tersebut sejalan dengan penguatan mayoritas indeks saham di kawasan Asia.
"IHSG berhasil rebound didorong oleh sentimen positif penguatan indeks bursa global serta aksi bargain hunting, meskipun juga terjadi profit taking pada beberapa saham yang telah mengalami rally seperti saham sektor migas," tulis riset Phintraco Sekuritas, Kamis (5/3/2026).
Secara sektoral, saham sektor cyclical membukukan kenaikan terbesar pada perdagangan hari ini. Sementara itu, saham sektor transportasi justru mencatatkan koreksi paling dalam.
Di sisi lain, nilai tukar rupiah masih melanjutkan pelemahan. Mata uang Garuda ditutup melemah ke level Rp16.905 per dolar Amerika Serikat (AS), sejalan dengan pelemahan mayoritas mata uang di kawasan Asia.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai indikator Stochastic RSI saat ini berada di area oversold dan membuka peluang terjadinya reversal. Namun indikator MACD masih menunjukkan pelebaran histogram negatif.
Dengan kondisi tersebut, pergerakan IHSG pada perdagangan Jumat (6/3/2026) diperkirakan masih akan bergerak konsolidatif.
"Sehingga diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 7.550 hingga 7.800," tulis riset tersebut.
Trafik Perdagangan
Baca Juga: Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 31,56 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 17,88 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,01 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 625 saham bergerak naik, sedangkan 134 saham mengalami penurunan, dan 199 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, KOKA, RODA, BIPP, LAND, ENZO, KOTA, SOTS, SKBM, ROCK, ALKA, INCF.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ELPI, INDS, MMLP, ARTA, UDNG, HBAT, BUKK, LCKM, LOPI.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang
-
Danantara Punya Standar Baru Penilaian BUMN, Tak Hanya dari Profit
-
APBN Jadi 'Bemper', Menko Airlangga: MBG Itu Investasi 1 Dolar Menghasilkan 7 Dolar
-
BRI Gelar Silaturahmi Ramadan, Bahas Outlook Ekonomi dan Laba Rp57,1 Triliun
-
Obral 10 Blok Migas Baru, ESDM Rayu Investor Pakai Bagi Hasil Jumbo 50 Persen
-
Ambisi RI Jadi Raja Chip, Airlangga Targetkan 15.000 Talenta Semikonduktor