- IHSG menguat 1,67 persen mencapai level 7.703 pada perdagangan sesi pertama Kamis, 5 Maret 2026.
- Penguatan ini dipicu harapan meredanya ketegangan geopolitik Timur Tengah menyusul potensi dialog Iran-AS.
- China menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2026 antara 4,5 hingga 5 persen pada sidang legislatifnya.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada perdagangan sesi pertama Kamis, 5 Maret 2026. Indeks naik 126 poin atau 1,67 persen ke level 7.703.
Analis Pliarmas Investindo Sekuritas dalam riset menyebutkan, penguatan IHSG sejalan dengan rebound bursa Asia yang mengikuti kenaikan indeks di Wall Street.
Sentimen positif tersebut didorong harapan meredanya konflik di Timur Tengah setelah muncul kabar kemungkinan dialog antara Iran dan Amerika Serikat.
Sebelumnya dilaporkan bahwa intelijen Iran ingin berdialog dengan badan intelijen AS, Central Intelligence Agency, guna mengakhiri konflik yang terjadi di antara kedua pihak.
Meski perundingan belum akan dilakukan dalam waktu dekat, kabar tersebut dinilai memberi harapan bagi pasar global bahwa ketegangan geopolitik dapat mereda.
Selain faktor geopolitik, sentimen positif juga datang dari China. Dalam sidang legislatif tahunan, pemerintah China menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,5 hingga 5 persen, sedikit lebih rendah dibanding target sekitar 5 persen dalam tiga tahun terakhir.
Perdana Menteri China Li Qiang menyatakan pemerintah akan mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi setelah target 2025 tercapai, dengan dukungan ekspor yang tetap kuat meski ada ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat.
Untuk menopang pertumbuhan, Beijing juga akan mempertahankan defisit fiskal sebesar 4 persen dari produk domestik bruto (PDB) serta menargetkan inflasi konsumen sekitar 2 persen guna mengantisipasi risiko deflasi.
Pemerintah China juga berencana menciptakan 12 juta lapangan kerja baru di wilayah perkotaan dan menjaga tingkat pengangguran sekitar 5,5 persen, sama seperti target tahun sebelumnya.
Baca Juga: Emiten BUMI Bangkit, Investor Serok Saham di Tengah Teka-teki Hilangnya Chengdong
Di sisi lain, pemerintah daerah di China akan diizinkan menerbitkan obligasi khusus senilai 4,4 triliun yuan untuk mendanai proyek investasi. Selain itu, obligasi pemerintah jangka panjang senilai 1,3 triliun yuan juga akan diterbitkan guna memperkuat dukungan fiskal.
Pliarmas Investindo Sekuritas juga merekomendasikan saham BIPI dengan rekomendasi beli (buy) pada kisaran support 270 dan resistance 320.
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan pada sesi I ini, sebanyak 18,28 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,93 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,21 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 630 saham bergerak naik, sedangkan 127 saham mengalami penurunan, dan 201 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, ENZO, RODA, BIPP, SKBM, ROCK, ALKA, LAND, RONY, VKTR, BUVA, JAYA.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, ELPI, INDS, MMLP, ARTA, UDNG, HBAT, BUKK, LCKM, LOPI.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Satu Pakaian, Sejuta Harapan: CSR ibis Styles Bogor Pajajaran Bersama Yayasan Gemilang Indonesia
-
Nanik Tetap Jabat Komisaris Pertamina Usai Mundur dari BGN, Tunjangannya Lebih Besar
-
Selat Hormuz Bakal Jadi 'Neraka Dunia', Ranjau Tanker Siap Meledak Kapan Saja
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
-
Siapa itu Sudaryono Kepala BGN? Ini Profil, Silsilah Keluarga, dan Kekayaannya
-
4 HP Midrange Samsung Terbaru 2026 dari Paling Murah hingga Spek Mirip Flagship
-
BNI Perkuat Program Pencegahan Stunting pada Hari Anak Nasional
-
MUI Usul Zakat Jadi Kredit Pajak, Bos DJP: Harus Berlaku Adil untuk Semua Umat Beragama
-
FIGC Rela Jebol Rekening Demi Rekrut Pep Guardiola Latih Timnas Italia
-
Memaknai Hari Anak Nasional: Pesantren Sebagai Ruang Tumbuh Karakter Anak