- Bursa Kripto CFX hadir sebagai bursa pertama Indonesia yang menyajikan pasar aset kripto terstruktur dan teregulasi.
- ICC berperan penting dalam keamanan aset kripto pengguna melalui fungsi penyimpanan, pemeliharaan, dan pengawasan aset.
- Pemisahan fungsi antara CFX (pengawasan perdagangan) dan ICC (penyimpanan aset) penting untuk mitigasi risiko dan transparansi pasar.
Suara.com - Kehadiran bursa kripto pertama Indonesia, PT Central Finansial X atau bursa kripto CFX memberikan angin segar dalam industri kripto di Tanah Air. Apa lagi ekosistem yang hadir menyajikan pasar yang terstruktur dan teregulasi, termasuk pemisahan fungsi antara berbagai entitas untuk menciptakan transparansi, efisiensi, dan mitigasi risiko.
Ini tercermin dalam sinergi Bursa Kripto CFX dan PT Kustodian Koin Indonesia atau Indonesia Coin Custodian (ICC). Lembaga yang disebut terakhir, ICC berperang penting dalam hal keamanan dan tingkat kepercayaan terhadap seluruh pengguna aset kripto karena berkaitan dengan penyimpanan aset kripto konsumen.
Bursa Kripto CFX, ICC dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) berperang penting dalam perkembangan ekosistem aset kripto di Tanah Air.
“Ekosistem perdagangan aset kripto sekarang sudah lengkap, kehadiran Bursa Kripto CFX, Lembaga Kliring KKI, dan Lembaga Kustodian ICC sangat penting dalam hal ini karena bisa menambahkan keamanan dan tingkat kepercayaan terhadap seluruh pengguna aset kripto,” kata Direktur Utama Bursa Kripto CFX Subani belum lama ini.
Bursa Kripto CFX dan ICC, meskipun beroperasi di ranah aset kripto, memiliki fungsi dan peran sangat berbeda namun kehadiran keduanya saling melengkapi.
Bursa Kripto CFX
Bursa Kripto CFX memegang peran mengawasi perdagangan, memastikan kepatuhan regulasi, mengelola daftar aset kripto yang diizinkan dan menjaga keamanan serta integritas pasar kripto Indonesia.
Bursa Kripto CFX berperan sebagai lembaga pengawas, bukan platform jual beli langsung bagi investor, melainkan memastikan transaksi di berbagai PAKD berjalan aman dan sesuai aturan.
Peran Bursa Kripto CFX mencakup beberapa hal penting sebagai berikut:
Baca Juga: CFX Perkecil Biaya Transaksi Demi Dongkrak Daya Saing Pasar Kripto RI
- Eksekusi Perdagangan: Memfasilitasi pencocokan pesanan beli dan jual antara partisipan pasar.
- Penentuan Harga: Menciptakan mekanisme pasar yang efisien untuk menentukan harga wajar aset kripto.
- Likuiditas: Menyediakan platform dengan volume perdagangan yang cukup sehingga aset dapat diperjualbelikan dengan mudah.
- Informasi Pasar: Menyediakan data pasar real-time seperti harga, volume, dan riwayat transaksi.
ICC: Jaminan Keamanan dan Transaksi
Di sisi lain, ICC memiliki peran yang sangat berbeda, namun tak kalah vital. ICC berfungsi sebagai tempat penyimpanan untuk aset kripto di Indonesia
Jika Bursa Kripto CFX adalah tempat pencatatan dan pengawasan transaksi, ICC adalah lembaga yang menjadi tempat penyimpanan, pemeliharaan, pengawasan, dan/atau penyerahan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto.
Peran ICC mencakup:
- Penyimpanan Aset Keuangan Digital termasuk Aset Kripto: Metode yang digunakan untuk melindungi data dengan mengenkripsinya untuk kepentingan privasi dan memverifikasi identitas pengguna agar dapat diakses dengan aman.
- Pemeliharaan dan Pengawasan Aset: Layanan ICC mencakup pengelolaan dan pemeliharaan aset yang tersimpan, dengan sistem pengawasan berkelanjutan untuk menjamin keamanan dan ketersediaan aset kapan saja. Protokol enkripsi canggih juga diterapkan untuk menjaga kerahasiaan data pengguna.
- Penyelesaian dan Penyerahan Aset: ICC mendukung proses penyelesaian dan penyerahan aset digital dengan efisien, memastikan transaksi berjalan lancar di seluruh ekosistem perdagangan aset kripto. Sistem ini dirancang untuk meminimalkan risiko sambil menjaga integritas setiap proses perdagangan.
Mengapa Pemisahan Fungsi Bursa Kripto CFX dan ICC Penting?
Pemisahan fungsi antara Bursa Kripto CFX sebagai bursa dan ICC sebagai lembaga kustodian adalah prinsip dasar yang diadopsi dari pasar keuangan tradisional dan sangat krusial.
Tag
Berita Terkait
-
Bursa Kripto CFX Manjakan PAKD dengan Layanan Rekonsiliasi Transaksi yang Kian Fleksibel
-
CFX Bidik Peningkatan Volume demi Saingi Bursa Kripto Global
-
CFX Optimistis Tarik Transaksi Kripto ke Dalam Negeri
-
Gejolak Global vs. Pasar Kripto: Stabil atau Rentan? Direktur CFX Ungkap Fakta Ini
-
Bursa Kripto CFX Siapkan Strategi Pasar Kripto RI Lebih Kompetitif
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan