- Bank Neo Commerce memperkuat layanan digital UMKM melalui fitur Neo Bisnis untuk mengelola transaksi cepat selama Ramadan.
- Fitur unggulan Neo Bisnis meliputi pemisahan rekening, pembukuan otomatis, dan pencairan QRIS hingga tiga kali sehari.
- BNC juga mendukung promosi UMKM melalui program digital "TAKJL di neobank" sejalan identitas baru 2026.
Suara.com - Bank Neo Commerce (BNC) terus memperkuat layanan digitalnya bagi pelaku UMKM melalui fitur unggulan Neo Bisnis, terutama untuk menghadapi lonjakan transaksi selama Ramadan.
Layanan ini dirancang untuk membantu pelaku usaha mengelola keuangan dan transaksi bisnis secara lebih cepat, praktis, dan aman.
Melalui aplikasi neobank, Neo Bisnis menghadirkan berbagai fitur canggih, mulai dari pemisahan rekening pribadi dan bisnis, pembukuan otomatis, analisis usaha, hingga sistem pembayaran berbasis QRIS yang semakin memudahkan transaksi.
Direktur Utama BNC, Eri Budiono, menegaskan bahwa UMKM menjadi fokus utama perusahaan dalam menghadirkan inovasi layanan digital.
“Kami memahami bahwa UMKM adalah salah satu roda penggerak utama ekonomi di Indonesia. Melalui Neo Bisnis, kami ingin membantu pelaku usaha meningkatkan penjualan serta mengelola keuangan mereka dengan lebih efektif dan efisien,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).
Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah kemampuan pencairan dana QRIS hingga tiga kali dalam sehari. Fitur ini memungkinkan pelaku usaha mendapatkan arus kas lebih cepat, bahkan untuk transaksi yang dilakukan sebelum pukul 14.00, termasuk di hari libur.
Kemudahan ini terbukti membantu pelaku usaha kuliner, seperti yang dirasakan oleh pemilik RM Kelok Indah di kawasan Blok M.
Dengan sistem pembayaran digital, transaksi menjadi lebih cepat karena tidak perlu lagi menyiapkan uang kembalian. Selain itu, pengelolaan keuangan juga menjadi lebih rapi dan real-time.
Neo Bisnis tidak hanya soal pembayaran. Layanan ini juga dilengkapi berbagai fitur pendukung bisnis modern, seperti transfer antarbank gratis hingga 90 kali per bulan, Payment Point Online Bank (PPOB), dashboard analisa bisnis, sistem pembukuan otomatis, dan keamanan berbasis teknologi terkini.
Baca Juga: Strategi Prudential Syariah Tingkatkan Inklusi dan Garap Pasar Halal di RI
Semua fitur ini dirancang untuk membantu UMKM menjalankan operasional bisnis secara lebih efisien, terutama di tengah tingginya permintaan selama Ramadan.
Selain menghadirkan teknologi, Bank Neo Commerce juga aktif mempromosikan pelaku UMKM melalui program digital bertajuk “TAKJL di neobank: Tanya-tanya Jajanan Lokal”.
Program ini menampilkan berbagai pelaku usaha kuliner unik di Jakarta dan Bogor, mulai dari makanan tradisional hingga kuliner legendaris. Tujuannya adalah memperluas eksposur UMKM sekaligus mendorong adopsi transaksi digital.
Eri menambahkan bahwa kehadiran Neo Bisnis menjadi bagian dari komitmen BNC dalam mendorong transformasi digital sektor UMKM.
“Dengan teknologi yang tepat, pelaku usaha bisa lebih fokus mengembangkan bisnisnya tanpa terbebani oleh proses operasional yang rumit,” jelasnya.
Memasuki 2026, Bank Neo Commerce juga memperkenalkan identitas baru bertajuk “Satu Bank Banyak Tujuan”, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang inovatif, inklusif, dan relevan bagi kebutuhan masyarakat modern.
Berita Terkait
-
Menteri Maman: Masalah UMKM Bukan Modal, Tetapi Barang Impor China
-
Ancaman Pelarangan Vape Dinilai Bisa Matikan UMKM dan Ratusan Ribu Lapangan Kerja
-
Optimalkan Jualan Online, UMKM Kue Kering Alami Lonjakan Pesanan hingga 100% Jelang Lebaran
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Pertama di Dunia! Malaysia Robek-robek Perjanjian Dagang dengan AS, Indonesia?
-
Analisis Militer: Iran Pakai Strategi 'Vietnam Kedua' yang Bikin AS Putus Asa
-
Amerika Serikat Akhirnya Akui 200 Tentara Jadi Korban Rudal Kiamat Iran
-
6 Fakta Kecelakaan Bus Haryanto Tabrak 5 Mobil Pemudik di Tol Batang
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
Terkini
-
Pembatasan Rokok Dikaji, Petani Tembakau Khawatir Serapan Anjlok
-
ASDP Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Berkurang Jadi 20 KM
-
5 Fakta Putusan MK: Pejabat dan Eks Anggota DPR Tidak Dapat Uang Pensiun?
-
Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menko Airlangga: Tugas BI Ini!
-
Meski Dompet Pas-pasan, 85,1 Persen Warga RI Tetap Nekat Mudik
-
Malaysia Jadi Negara Pertama Batalkan Perjanjian Dagang dengan AS
-
Pemerintah Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tembus 5,5 Persen Meski Ada Perang
-
Menteri Airlanga: Defisit APBN 3 Persen Harga Mati, Tapi Perppu Masih Mungkin Dikeluarkan
-
IHSG Hijau di Sesi I ke 7.102, Ini Proyeksi Pergerakan Sesi II
-
Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?