- UMKM kue kering sehat Luckybite di Jakarta Pusat alami lonjakan penjualan hingga seratus persen saat Ramadan Idulfitri.
- Pendiri Luckybite menyebut fokus penjualan di marketplace, terutama Shopee, berhasil raih omset ratusan juta rupiah.
- Produk unggulan Luckybite adalah kue kering sehat rendah gula dan bebas gluten, menarik konsumen sadar kesehatan.
Suara.com - Momentum Hari Raya Idulfitri menjadi menjadi berkah bagi pelaku UMKM. Umumnya permintaan pesanan mengalami lonjakan yang signifikan.
Situasi ini kini dialami UMKM produsen kue kering sehat, Luckybite yang berada di Gunung Sahari Utara, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Julius Christian Darmawan, pendiri Luckybite, menyebut pada momentum Ramadan hingga Idulfitri penjualan mereka meningkat hingga 100 persen dibanding dengan hari biasa.
"Kenaikannya lumayan sih bisa 100 persen dari low season," kata Julius saat ditemui di dapurnya pada Kamis (27/2/2026).
Sejak awal berdiri pada 2019, UMKM yang dibangun Julius dengan sepupunya Steven Marselie memfokuskan penjualannya di marketplace, Shopee.
Pemanfaatan ruang digital menjadi kunci UMKM yang mereka bangun naik kelas. Pada momen menjelang hari raya saat ini mereka bisa mendapat omset hingga ratusan juta rupiah.
Puncak pesanan biasanya terjadi 2 pekan sebelum Lebaran atau setelah THR cair.
Peningkatan omset itu turut ditunjang program affiliate dan Live streaming yang efektif meningkatkan penjualan pada jam-jam tertentu.
"Mereka (affiliate) lumayan mendorong (membantu penjualan) sih, mendorong penjualan malam-malam biasanya," kata Julius.
Pada momentum hari raya Luckybite memanfaatkannya dengan menyediakan paket hampers.
Baca Juga: Perhatian UMKM, Ini Strategi Hadapi Serbuan Order Jelang Lebaran
Satu konsumen umumnya akan membeli beberapa paket hampers untuk dibagikan kepada kerabat dan rekan kerja. Harga paket hampers yang dijual mulai dari Rp 95.000 hingga Rp 236.720.
Sebagai pembeda dari kompetitor, Luckybite menghadirkan kue kering sehat dengan konsep rendah gula, bebas gluten, serta pilihan vegan. Inovasi ini menyasar konsumen yang tetap ingin menikmati camilan tanpa mengabaikan kesehatan.
"Masyarakat sekarang sudah lebih aware sama kesehatan, mungkin sejak masa covid ya. Semakin milih-milih-lah apa yang mau dikonsumsi," ujar Julius.
Sebagian besar pesanan yang diterima Luckybite berasal dari konsumen di Jabodetabek, namun ada juga dari Surabaya, Makassar hingga Medan.
Selain itu, karena mengoptimalkan penjualan di marketplace mereka juga menerima pesanan dari Malaysia dan Singapura.
Berita Terkait
-
PNM Raih Sertifikat Label Taat Zakat sebagai Perusahaan Taat Zakat dari Baznas
-
Sambut Ramadan, Ini 5 Tips Jitu UMKM Dongkrak Penjualan di E-commerce
-
Askrindo dan BPD Kalteng Jalin Sinergi Penjaminan KUR
-
Klasterku Hidupku BRI Jadi Penggerak UMKM Panaba Banyuwangi
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Belajar dari Blackout Sumatra, Cuaca Kini Jadi Faktor Krusial Sistem Listrik
-
ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS
-
Rohis Pegadaian Wujudkan Satu Ketulusan Sejuta Kebermanfaatan: Distribusi 4.500 Paket Daging Kurban
-
Emiten MPMX Tebar Dividen Rp 170 per Saham
-
Memahami Pentingnya Layanan Keuangan Terdaftar dan Diawasi OJK
-
Jangan Salah, Angin Kencang Bisa Sebabkan Kabel Listrik Putus dan Picu Blackout
-
Indodax Salurkan Hewan Kurban ke Wilayah Aceh yang Terdampak Bencana
-
Siasat DSI Kurung Devisa CPO dan Batu Bara di Dalam Negeri, Rupiah Bakal Perkasa Juara?
-
Resmi, Pemerintah Izinkan BLU Impor Minyak dan LPG
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara