- Bank Mandiri telah memastikan kesiapan infrastruktur digital Livin' by Mandiri untuk mengantisipasi lonjakan transaksi Idul Fitri 1447 Hijriah.
- Aplikasi Livin' by Mandiri menawarkan layanan terintegrasi termasuk transfer, pembayaran, dan promo cashback khusus Ramadan dan Lebaran.
- Hingga Februari 2026, aplikasi tersebut memiliki 38,5 juta pengguna dengan total transaksi mencapai Rp802 triliun.
Suara.com - Menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Bank Mandiri melalui super app Livin' by Mandiri, memastikan kesiapan penuh infrastruktur digital guna menghadapi lonjakan transaksi.
Momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas keuangan masyarakat, seperti pengiriman uang, pembayaran kebutuhan, hingga transaksi di berbagai merchant, mendorong Bank Mandiri untuk memperkuat stabilitas sistem dan kapasitas infrastruktur.
Selain itu, pemantauan transaksi secara real time juga dilakukan demi menjaga kualitas layanan tetap prima.
Senior Executive Vice President (SEVP) Information Technology Bank Mandiri, Susilo Hardiyantono, mengatakan kesiapan infrastruktur digital menjadi fokus utama perusahaan dalam mengantisipasi lonjakan aktivitas transaksi.
“Kami telah menyiapkan kapasitas sistem secara komprehensif untuk mengantisipasi kebutuhan transaksi selama periode Idul Fitri. Berbagai penguatan yang kami lakukan bertujuan memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil, responsif, serta mampu memberikan pengalaman transaksi yang lancar dan nyaman bagi nasabah,” ujar Susilo dalam keterangan resminya, Rabu (18/3/2026).
Sebagai super app, Livin’ by Mandiri menghadirkan berbagai layanan terintegrasi, mulai dari transfer antarbank dan BI-FAST, pembayaran tagihan rutin, top up e-wallet, transaksi QRIS, hingga pembelian tiket perjalanan dan kebutuhan gaya hidup melalui fitur Livin’ Sukha.
Aplikasi ini juga menyediakan fitur top-up kartu e-money gratis yang memudahkan masyarakat saat mudik dan arus balik.
Tak hanya itu, fitur Livin’ Call memungkinkan nasabah terhubung langsung dengan call center tanpa biaya pulsa, sehingga kebutuhan informasi dan bantuan perbankan dapat diakses lebih cepat dan efisien.
Kepercayaan masyarakat terhadap Livin’ by Mandiri terus meningkat. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna tercatat mencapai 38,5 juta dengan total 784 juta transaksi dan nilai transaksi sebesar Rp802 triliun.
Baca Juga: Satu Tahun Danantara Indonesia, Presiden Minta Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Generasi Indonesia
Menurut Susilo, capaian tersebut menunjukkan kekuatan fondasi teknologi dan tata kelola perusahaan dalam mengelola transaksi skala besar secara konsisten.
“Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa fondasi teknologi kami memiliki skalabilitas yang kuat. Menjelang Idul Fitri, kapasitas infrastruktur kembali kami optimalkan untuk memastikan kenyamanan serta keamanan transaksi nasabah tetap terjaga,” jelasnya.
Untuk mendorong transaksi selama Ramadan hingga Lebaran, Bank Mandiri juga menghadirkan berbagai promo melalui Livin’ by Mandiri.
Nasabah dapat menikmati cashback QRIS hingga Rp100 ribu di sejumlah merchant, seperti Made's Warung, Baskin Robbins, Zenbu, hingga Tomoro Coffee, serta ritel seperti Hero Supermarket, Watsons, dan Guardian.
Selain itu, melalui fitur Livin’ Sukha tersedia promo cashback hingga Rp100 ribu untuk pembelian tiket mudik, cashback sampai Rp1,5 juta dan cicilan 0 persen hingga 24 bulan untuk pembelian gadget, serta diskon hingga Rp50 ribu di berbagai merchant lainnya.
Berbagai inisiatif ini merupakan bagian dari strategi perusahaan yang mengedepankan keandalan, skalabilitas, dan fokus pada kebutuhan nasabah. Bank Mandiri optimistis mampu menjaga performa layanan di tengah tingginya aktivitas transaksi selama periode Lebaran.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat inovasi layanan serta kolaborasi strategis guna memperluas akses keuangan yang inklusif sekaligus mendukung pengembangan ekosistem digital nasional,” pungkas Susilo.
Berita Terkait
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Fundamental Bank Mandiri Tetap Kuat di 2025, Dorong Intermediasi & Dukung Program Pemerintah
-
Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya
-
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
-
Rosan Roeslani Tegas Bantah: Tak Ada Rencana Rombak Direksi dan Komisaris Bank Himbara
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret
-
Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun
-
IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau
-
Rupiah Dibuka Anjlok ke Level Rp17.856 per Dolar AS, Ini Biang Keroknya
-
Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan
-
Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini
-
Investor Asing Antre Beli Saham EMAS, 50 Persen Jatah IPO Hong Kong Langsung Ludes
-
Tak Hanya Listrik, Limbah Panas Bumi Disulap Jadi Produk Bernilai Ekonomi
-
BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di Level 5,50 Persen, Apa Pertimbangannya?
-
Jelang Pengumuman MSCI, Simak Saham-saham yang Layak Dilirik Hari Ini