- GrabModal salurkan Rp6 T ke 445 ribu mitra UMKM & driver Grab untuk modal Ramadan.
- Fitur Jeda Bayar ringankan beban cicilan mitra saat libur Lebaran dan kondisi darurat.
- Layanan berizin OJK ini tawarkan cicilan harian ringan agar finansial mitra tetap stabil.
Suara.com - Momentum Ramadan dan menjelang Lebaran selalu menjadi pedang bermata dua bagi keluarga Indonesia, ada peluang cuan yang melimpah, namun dibayangi lonjakan kebutuhan harian. Menjawab tantangan ini, GrabModal by OVO Finansial hadir sebagai "napas segar" bagi ratusan ribu mitra pengemudi dan UMKM di ekosistem Grab.
Layanan pendanaan yang telah berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini terbukti menjadi tulang punggung finansial bagi para mitra. Hingga saat ini, OVO Finansial tercatat telah menyalurkan total pendanaan fantastis mencapai lebih dari Rp6 triliun kepada lebih dari 445.000 mitra.
Direktur Utama OVO Finansial, Riady Nata, menegaskan bahwa fokus utama layanan ini adalah memberikan fleksibilitas. Dengan proses cepat dan cicilan ringan, mitra diharapkan bisa tetap produktif tanpa terbebani urusan modal.
"Kami ingin menghadirkan solusi finansial yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memberikan fleksibilitas bagi mitra dalam menghadapi berbagai situasi kehidupan," ujar Riady.
Salah satu fitur unggulan yang menjadi primadona adalah Jeda Bayar. Fitur ini memungkinkan mitra mengambil waktu istirahat dari kewajiban cicilan harian saat kondisi darurat atau momen khusus. Khusus tahun ini, Jeda Bayar Lebaran akan aktif otomatis pada 17-25 Maret 2026 untuk mitra pengemudi, dan 18-24 Maret 2026 untuk mitra UMKM.
Manfaat nyata dirasakan oleh Anto Putra Gunadi (55), mitra GrabCar asal Balikpapan. Sejak 2024, ia telah mengakses total pinjaman hingga Rp40 juta untuk perawatan mobil, modal usaha istri, hingga pendidikan anak.
"Tagihan terbayar lancar karena sistemnya potong harian dari pendapatan narik. Ini yang bikin saya nyaman dan semangat cari orderan," tutur Anto. Ia juga mengaku terbantu fitur Jeda Bayar saat harus berduka kehilangan orang tua di luar kota, sehingga fokusnya tidak terpecah ke urusan utang.
Setali tiga uang, Mirna (38), pemilik usaha kue Dapoer Deril, menggunakan GrabModal untuk mengamankan stok bahan baku. Total pendanaan Rp11 juta yang ia akses dalam lima tahap membantu usahanya tetap tegak, bahkan saat ia harus pindah kota mengikuti suami.
Melalui ekosistem digital yang terintegrasi, GrabModal by OVO Finansial membuktikan bahwa akses keuangan yang tepat sasaran adalah kunci bagi UMKM dan pekerja sektor informal untuk naik kelas, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga di hari raya.
Baca Juga: Tensi Perang Timur Tengah, Aliran Modal Asing Indonesia Hengkang Tembus Rp18 Triliun
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Bahlil Buka Peluang Harga Batu Bara PLN Naik, Pengusaha Tambang Jangan Sampai Merugi
-
Sistem PT DSI Belum Teruji, Pelaku Usaha Batu Bara Cemas Jelang Evaluasi Perdana
-
Harta Karun Ekspor Komoditas RI Rp1.152 Triliun, Danantara Diminta Perkuat Pengawasan
-
BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?
-
Pelaku Usaha Wajib Tahu! Cara Mudah Legalkan Dokumen Elektronik
-
Pemerintah Diminta Perkuat Fiskal dan Transformasi Sektor Riil
-
PLTS Atap Mulai Laris Manis Dipakai Industri untuk Sumber Listrik Operasional
-
Kenaikan BI-Rate Belum Ampuh, Rupiah Tetap Loyo ke Level Rp17.794
-
Kolaborasi 7 BUMN di Lampung Selatan Dorong Pelestarian Terumbu Karang dan Penguatan Ekonomi Pesisir