- Konflik Timur Tengah menyebabkan aliran modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia sebesar $1,1 miliar pada Maret 2026.
- Sebelumnya, Januari hingga Februari 2026, terjadi arus masuk modal $1,6 miliar didukung minat investor pada instrumen SRBI.
- Bank Indonesia menjamin ketahanan eksternal Indonesia tetap solid dengan cadangan devisa mencapai $151,9 miliar per Februari 2026.
Suara.com - Sentimen perang antara Iran vs Amerika dan Israel memberikan tekanan untuk ekonomi Indonesia. Salah satunya, aliran modal asing banyak keluar dari Indonesia sekitar 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp18,6 triliun
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyatakan aliran modal asing ke pasar keuangan domestik mulai tertekan pada Maret 2026. Hal ini menandakan terjadi ppeningkatan ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah.
"Bank Indonesia mencatat investasi portofolio pada Maret 2026 mengalami net outflows sebesar 1,1 miliar dolar AS. Kondisi ini berbanding terbalik dengan tren dua bulan sebelumnya," katanya dalam RDG yang ditayangkan di Youtube Bank Indonesia dikutip, Rabu (18/3/2026).
Namun, pada Januari hingga Februari 2026, aliran modal dan finansial justru mencatat net inflows sebesar 1,6 miliar dolar AS. Arus masuk tersebut terutama ditopang oleh minat investor asing terhadap instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
“Perkembangan ini menunjukkan sensitivitas aliran modal terhadap dinamika global, khususnya meningkatnya risiko geopolitik,” ujar Perry.
Meski terjadi tekanan arus keluar modal, BI memastikan ketahanan eksternal Indonesia tetap solid. Hal ini tercermin dari posisi cadangan devisa yang terjaga tinggi.
Cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tercatat sebesar 151,9 miliar dolar AS. Nilai tersebut setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.
Ke depan, BI mengingatkan adanya sejumlah risiko eksternal yang perlu diantisipasi. Perlambatan ekonomi global serta kenaikan harga minyak dunia dinilai berpotensi memperlebar defisit transaksi berjalan.
Defisit transaksi berjalan diperkirakan bergerak menuju batas atas kisaran 0,1 persen hingga 0,9 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Baca Juga: Kemenhub Tegaskan Penerbangan Internasional Masih Tetap Beroperasi
Untuk menjaga stabilitas eksternal, Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat sinergi kebijakan bersama pemerintah. Langkah ini difokuskan pada penguatan kinerja neraca pembayaran, peningkatan ketahanan eksternal, serta menjaga kepercayaan investor global di tengah gejolak pasar keuangan dunia.
Berita Terkait
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Kembali Bergejolak
-
Menko Zulhas: Konflik Iran-AS-Israel Tak Bakal Goyang Pasokan Pangan RI
-
Waspada! Kewajiban Neto Luar Negeri RI Bengkak Jadi 272,6 Miliar Dolar AS
-
Efek Ramadan, Penjualan Eceran Februari 2026 Diproyeksi Naik 4,4 Persen
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen
-
Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'
-
Dasco: Pemerintah Akan Ambilalih 'Perusahan Sakit' agar Tak Ada PHK Buruh
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
BNI Konsisten Dorong Pemerataan Pendidikan Lewat Beasiswa Nasional
-
BPJS Kesehatan - Persi Perkuat Kolaborasi Strategis Keberlanjutan Program JKN untuk 5 Tahun ke Depan
-
Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global
-
Kolaborasi Developer PT CGIS dengan BRI, Program PKS Permudah Akses Wujudkan Rumah Impian
-
Bukan Cuma Denda Rp100 Ribu, Ini Risiko Jika Kamu Tidak Lapor SPT Tahunan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp60.000 per Kg, Telur Ayam Rp31.000