- 13 juta video Ramadan diunggah, dongkrak interaksi digital.
- Penjualan UNERD Footwear naik 2x lipat lewat strategi konten.
- Sajodo Snack raih cuan 3x lipat dan sukses ekspor ke luar negeri.
Suara.com - Aktivitas masyarakat di platform digital mengalami lonjakan signifikan selama Ramadan 2026. Momentum ini dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM lokal untuk menggenjot penjualan, salah satunya melalui ekosistem TikTok dan TikTok Shop by Tokopedia.
Berdasarkan data internal, tercatat hampir 13 juta video singkat diunggah oleh kreator hingga penjual hanya pada minggu pertama Ramadan tahun ini. Tingginya interaksi ini menjadi peluang emas bagi brand lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
"Melalui kekuatan penemuan TikTok yang dipadukan dengan komunitas yang terlibat serta kemudahan berbelanja di TikTok Shop by Tokopedia, pelaku usaha dapat ditemukan oleh lebih banyak konsumen," tulis laporan resmi TikTok, Selasa (17/3/2026).
Dua brand lokal yang sukses mencuri perhatian adalah UNERD Footwear asal Pasuruan dan Sajodo Snack & Food dari Tasikmalaya. UNERD, brand alas kaki stylish, melaporkan kenaikan jumlah pesanan lebih dari dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.
Founder UNERD, Yoseph Putera Soesanto, mengungkapkan bahwa fitur TikTok Ads sangat efektif mengonversi audiens menjadi pembeli. "Sekitar 80 persen dari pembeli kami merupakan pelanggan baru," kata Yoseph. Kini, produknya bahkan sudah merambah pasar internasional, termasuk Jepang.
Keberhasilan serupa dirasakan Sajodo Snack & Food. Bisnis camilan khas Sunda yang didirikan Firda Khaerunnisa dan Gilang Gumilar ini mencatatkan lonjakan penjualan hingga tiga kali lipat selama Ramadan. Berawal dari modal Rp1 juta, kini Sajodo memiliki tiga pabrik dan mengekspor produknya ke Malaysia hingga Arab Saudi.
"Sebagai UMKM dengan modal terbatas, TikTok Ads sangat membantu kami memperluas jangkauan secara efisien," ujar Firda.
Cerita sukses para pelaku usaha ini turut ditampilkan dalam festival belanja Koleksi Laris di TikTok Selama Ramadan (KOLAK Ramadan) yang digelar di Main Atrium Gandaria City Mall, Jakarta, pada 13-15 Maret 2026. Acara ini menjadi bukti nyata bagaimana kreativitas digital mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.
Baca Juga: Bacaan Doa Akhir Ramadan Sesuai Sunnah, Penyempurna Ibadah sekaligus Mohon Ampunan
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Sah! Dokumen Digital Kini Makin Sakti, Ini Cara Pakai E-Meterai Agar Lolos Rekrutmen Kerja
-
PLN Mulai Tender Raksasa PLTS 1,225 GW, Tersebar dari Jawa hingga Papua
-
Pidato di hadapan Buruh, Prabowo Janji Kucurkan KUR Bunga 5 Persen per Tahun
-
BRI Imbau Masyarakat Waspada Modus Penipuan KUR, Ingatkan Masyarakat Jaga Data Pribadi
-
Pemerintah Gratiskan Sertifikasi TKDN Lewat Skema Self Declare
-
Disparitas Harga Jadi Pemicu Penyalahgunaan BBM Subsidi dan LPG 3Kg
-
Dasco Ditelepon Presiden Prabowo saat Terima Buruh Kasbi dan Gebrak di Senayan
-
Wacana Layer Baru Cukai Rokok: Ancaman Nyata bagi Industri Legal dan Nasib Buruh
-
B50 Mulai Berlaku Juli 2026, GAPKI Wanti-wanti Produksi Sawit yang Masih Jalan di Tempat
-
Goto Siap Ikut Aturan Pemerintah soal Pemotongan Pendapatan Mitra Pengemudi