- PT Jasamarga menambah lajur contraflow menjadi tiga pada Tol Jakarta-Cikampek Kamis (19/3/2026) untuk mengurai kepadatan arus mudik.
- Rekayasa lalu lintas pelebaran contraflow diterapkan dari KM 48 sampai KM 66 arah Cikampek atas diskresi kepolisian.
- Arus mudik di GT Cikampek Utama pada H-3 Lebaran 2026 tercatat lebih tinggi tujuh persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Suara.com - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) pada Kamis siang hingga sore (19/3/2026) menambah lajur contraflow (lawan arus) di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) menyusul semakin padatnya arus lalu lintas di ruas jalan tol tersebut pada H-2 Lebaran.
VP Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya di Karawang, Jawa Barat, menyampaikan pihaknya mendukung diskresi kepolisian dengan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas berupa pelebaran lajur contraflow dari sebelumnya dua lajur menjadi tiga lajur.
Pelebaran lajur contraflow yang awalnya dua lajur menjadi tiga lajur itu diterapkan mulai dari KM 48 sampai KM 66 arah Cikampek ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, pada Kamis siang pukul 12.21 WIB.
Disebutkan, rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurai kepadatan kendaraan serta mendukung kelancaran arus mudik menuju wilayah timur Trans Jawa.
Ia mengatakan penyesuaian jumlah lajur contraflow tersebut dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan.
"Pelebaran contraflow menjadi tiga lajur ini merupakan bagian dari langkah antisipatif yang dilakukan bersama pihak kepolisian untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju arah timur Trans Jawa, khususnya pada hari ini dimana terlihat peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran," katanya.
JTT bersama Kepolisian dan pihak terkait terus melakukan pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif serta menyiagakan petugas di lapangan guna memastikan rekayasa lalu lintas dapat berjalan dengan aman dan lancar.
JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak aman antar-kendaraan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas yang terpasang.
Pengguna jalan juga diharapkan dapat memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik serta mempersiapkan kondisi kendaraan dan pengemudi sebelum melakukan perjalanan agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga tujuan.
Baca Juga: Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera
Pemudik Meningkat 7 Persen di Cikatama
Sementara itu menurut data Jasamarga, puncak arus mudik kendaraan yang melintas di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama), Karawang, Jawa Barat pada H-3 Lebaran 2026, lebih tinggi 7 persen dibandingkan tahun lalu.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan pada H-3 atau Rabu (18/3), jumlah kendaraan yang melintas mencapai sekitar 135 ribu. Menurut dia, jumlah itu merupakan yang tertinggi sejauh ini selama momen arus mudik.
"Angka ini cukup terlihat ya dari sisi rekayasa lalu lintas yang terus dilakukan, tidak ada pemberhentian," kata Ria.
Selama arus mudik dari 11 hingga 18 Maret 2026, menurut dia, tercatat sudah ada sebanyak 523.000 kendaraan yang melintas GT Cikatama, dari arah Jakarta menuju ke arah Jawa Tengah.
Dari jumlah total itu, menurut dia, angka itu cukup tinggi karena 2 persen lebih tinggi dari tahun lalu.
Berita Terkait
-
Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan
-
Pemerintah Diminta Terapkan Tarif Dinamis di Penyeberangan untuk Tekan Antrean Mudik
-
Sering Bikin Bingung, Ternyata Ini Perbedaan One Way dan Contraflow saat Mudik Lebaran 2026
-
Kapolri Tinjau Stasiun Yogyakarta: Arus Mudik 2026 Meningkat, Angka Kecelakaan Turun 40 Persen
-
Didominasi Motor, Arus Mudik di Kalimalang Padat Merayap
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat
-
Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?
-
5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Musda Golkar Sumsel Dibuka Ketum Bahlil, Perebutan Kursi Ketua Mengarah ke Andie DInialdie?
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi