- Kapolri tinjau Stasiun Tugu Yogyakarta pastikan keamanan dan kenyamanan pemudik Lebaran.
- Angka kecelakaan arus mudik 2026 turun empat puluh persen dibanding tahun lalu.
- Skema one way nasional diberlakukan guna antisipasi lonjakan kendaraan keluar Jakarta.
Suara.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan Stasiun Tugu Yogyakarta dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Rabu (18/3/2026) malam. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api.
Dalam kunjungannya, Kapolri memaparkan adanya kenaikan volume penumpang yang cukup signifikan. Berdasarkan data kedatangan di Stasiun Yogyakarta, jumlah penumpang meningkat dari 54.000 menjadi 55.000 orang.
"Diperkirakan puncak kedatangan harian terjadi hari ini dengan jumlah sekitar 11.000 penumpang," ujar Listyo di Stasiun Tugu, Rabu malam.
Selain menyoroti volume penumpang, Listyo mengungkapkan hasil evaluasi terkini mengenai angka kecelakaan lalu lintas nasional. Sejak dimulainya Operasi Ketupat 2026 pada 13 Maret lalu, tercatat angka kecelakaan menurun drastis hingga 40 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Sampai hari ini, angka kecelakaan masih relatif lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Per hari ini, terjadi penurunan hingga 40 persen. Semoga tren positif ini dapat kita pertahankan hingga seluruh rangkaian arus mudik dan balik selesai," tambahnya.
Operasi Ketupat 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung hingga 25 Maret mendatang.
Terkait manajemen arus kendaraan, Kapolri menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mulai mengimplementasikan skema one way (satu arah), baik secara nasional maupun lokal, untuk kendaraan yang keluar dari arah Jakarta. Kebijakan ini diambil guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan di jalan tol serta pelabuhan penyeberangan yang mulai menunjukkan tren peningkatan.
"Informasi yang kami terima, hari ini rekayasa one way nasional dan lokal sudah mulai diberlakukan untuk mengantisipasi kepadatan aktivitas yang terus meningkat," tuturnya.
Menutup keterangannya, Kapolri memberikan imbauan penting bagi pemudik, khususnya pengguna kendaraan pribadi. Ia meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkendara jika merasa lelah dan menyarankan penggunaan fasilitas rest area.
"Kami harap masyarakat memanfaatkan rest area yang tersedia. Jika merasa lelah, gunakan pengemudi pengganti agar perjalanan tetap lancar, aman, dan selamat sampai tujuan," pungkas Listyo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Ini Pangkat dan Jabatan 4 Prajurit BAIS TNI Pelaku Teror Air Keras ke Aktivis KontaS
-
Teheran Berduka! Presiden Iran: Serangan Licik Israel Tewaskan Esmaeil Khatib
-
Pemerintah Siapkan Jalan Tol Fungsional dan One Way Antisipasi Lonjakan Pemudik, Ini Rinciannya
-
Guru Besar Trisakti Nilai Penanganan Kasus Andrie Yunus Bukti Negara Tak Pandang Bulu
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember