- Pada Minggu, 22 Maret 2026, Jasa Marga mencatat 97.427 kendaraan meninggalkan Jabodetabek, naik signifikan dari normal.
- Lonjakan tertinggi terjadi di GT Ciawi arah Puncak Bogor, mencapai 50.673 kendaraan atau peningkatan 54,19 persen.
- Jasa Marga mengimbau pemudik mempersiapkan perjalanan dan memastikan kecukupan saldo elektronik karena volume tinggi berlanjut.
Suara.com - PT Jasa Marga (Persero) melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) mengungkapkan lalulintas kendaraan di sejumlah jalan tol masih melonjak pada Minggu, 22 Maret 2026 atau H+1.
Tercatat, volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa dan GT Ciawi 1 mencapai 97.427 kendaraan.
Angka ini naik 27,49 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 76.419 kendaraan.
Lonjakan paling signifikan terjadi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor. Volume kendaraan tercatat sebanyak 50.673 unit atau meningkat 54,19 persen dari kondisi normal sebanyak 32.865 kendaraan.
Sementara itu, di GT Cikupa arah Merak, volume lalu lintas mencapai 46.754 kendaraan atau naik 7,35 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan tingginya pergerakan kendaraan menunjukkan aktivitas masyarakat yang masih didominasi perjalanan wisata dan silaturahmi pasca Lebaran.
"Volume kendaraan di wilayah Bandung dan Jabodetabek diprediksi masih akan tinggi pada hari H+3 Idulfitri 1447 H sebagai lalu lintas wisata dan silaturahmi, serta dimulainya arus balik menuju Jabodetabek," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).
Di wilayah Jawa Barat, kondisi serupa juga terlihat. Volume kendaraan menuju Bandung dan Rancaekek tercatat 85.562 kendaraan atau naik 29,54 persen dibandingkan lalu lintas normal.
Sementara arus kendaraan dari Bandung menuju Jakarta juga meningkat 10,19 persen menjadi 74.975 kendaraan.
Baca Juga: Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Membludak, Menhub Sarankan Mudik Balik Lebih Awal
Kenaikan signifikan juga terjadi di GT Cileunyi arah Rancaekek dan Garut yang mencapai 46.742 kendaraan atau melonjak 42,66 persen dari kondisi normal.
Dengan kondisi lalu lintas yang masih tinggi, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima.
Pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik, serta mematuhi aturan penggunaan satu kartu e-toll untuk transaksi di jalan tol sistem tertutup.
Jasa Marga memprediksi lonjakan lalu lintas masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan seiring berlanjutnya aktivitas wisata dan dimulainya arus balik Lebaran.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pembiaran Impor Baja China Akan Picu Gelombang PHK di Indonesia
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung