- Presiden Prabowo Subianto berencana menambah satu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru untuk menarik investasi.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi rencana penambahan KEK tersebut akan diumumkan Menko Perekonomian Airlangga.
- Realisasi investasi 25 KEK di tahun 2025 mencapai Rp 82,6 triliun dengan penyerapan 88.541 tenaga kerja.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan kalau Presiden RI Prabowo Subianto bakal menyiapkan satu kawasan ekonomi khusus (KEK) baru untuk menarik para investor.
Menkeu Purbaya mengaku belum mengetahui spesifik soal penambahan KEK baru tersebut. Ia hanya mengatakan kalau itu akan diumumkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Nanti kan itu Pak Menko yang ngomong, saya enggak mengerti detailnya. Cuma gini, ada akan ditambah satu kawasan ekonomi khusus supaya menarik buat investor masuk kira-kira," kata Purbaya di Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Senin (30/3/2026).
Berdasarkan situs resmi KEK, Kawasan Ekonomi Khusus adalah area dengan batas-batas tertentu dalam suatu wilayah atau daerah, untuk melaksanakan fungsi ekonomi dan memperoleh fasilitas tertentu.
"KEK dikembangkan melalui persiapan area yang memiliki keunggulan geoekonomi dan geostrategis, untuk memfasilitasi kegiatan industri, ekspor, impor, dan kegiatan ekonomi lainnya yang bernilai ekonomi tinggi dan berdaya saing internasional," tulis situs resmi KEK.
Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK, Rizal Edwin Manansang memaparkan sepanjang tahun 2025, realisasi investasi di 25 KEK mencapai Rp 82,6 triliun atau 98% dari target yang telah ditetapkan. Sementara itu penyerapan tenaga kerja mencapai 88.541 orang, melampaui target yang ditetapkan.
“Capaian ini menunjukkan bahwa KEK terus berkembang sebagai salah satu instrumen penting dalam mendorong investasi dan penciptaan lapangan kerja di berbagai daerah,” ujar Sekjen.
Hingga saat ini, terdapat 24 KEK yang ada di Indonesia. Berikut daftarnya.
Daftar 24 KEK di Indonesia
- KEK Industri (12) = Gresik, Kendal, Sei Mangkei, Arun Lhokseumawe, Galang Batang, Morotai, Palu, Sorong, MBTK, Bitung, Tanjung Sauh, dan Setangga
- KEK Pariwisata (7) = Mandalika, Lido, Tanjung Lesung, Kura Kura Bali, Tanjung Kelayang, Likupang, dan Sanur (Pariwisata-Kesehatan)
- KEK Digital (2) = Nongsa dan Singhasari
- KEK Jasa lainnya (KEK MRO) = Batam Aero Technic (BAT)
- KEK Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional Banten
- KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam
Baca Juga: Perang Iran Picu Kerugian Global hingga 11,5 Triliun Dolar AS
Tag
Berita Terkait
-
Perang Iran Picu Kerugian Global hingga 11,5 Triliun Dolar AS
-
Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah
-
Wacana WFH Sehari per Minggu, Purbaya Jamin Tak Ganggu Produktivitas
-
Nyamar Tanpa Lencana dan Pelat RI 1, Blusukan Prabowo di Bantaran Rel Kasih Solusi atau Pencitraan?
-
Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG Sampai Nol Rupiah, Tapi Akui Tak Bisa
-
Binus Resmikan Magister Hukum Bisnis, Fokus Perdagangan Internasional hingga Siber
-
Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia
-
Harga Pangan Hari Ini Berubah! Cabai Turun, Bawang Merah Naik
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Sinyal untuk Beli, Harga Emas Antam Terus Turun Jadi Rp2.645.000/Gram
-
IHSG Menguat saat Bursa Global Mayoritas di Zona Merah, Rupiah Naik Tipis
-
Setelah Dibuka Menguat IHSG Langsung Anjlok di Senin Pagi, BBCA Mulai Diborong Asing
-
Konflik AS - Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Dunia Naik ke Level 72 Dolar AS