- Danamon membagikan dividen Rp 142,19 per saham atau total Rp 1,4 triliun (35 persen dari laba bersih Rp4 triliun tahun 2025).
- Terjadi perombakan pengurus, termasuk penunjukan Nobuya Kawasaki sebagai Direktur Utama serta masuknya komisaris baru seperti Muliadi Rahardja dan Takeo Shimotsu (menunggu persetujuan OJK).
- Persetujuan seluruh agenda RUPST mencerminkan kepercayaan pemegang saham sekaligus komitmen Danamon memperkuat tata kelola dan pertumbuhan bisnis ke depan.
Suara.com - PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 dengan sejumlah keputusan strategis. Dalam rapat tersebut, seluruh agenda yang diajukan disetujui pemegang saham.
Termasuk pembagian dividen serta perubahan jajaran pengurus Perseroan. Salah satu keputusan penting adalah pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar 35 persen dari laba bersih setelah pajak.
Nilai tersebut setara dengan dividen tunai Rp 142,19 per saham, dengan total sekitar Rp 1,4 triliun dari laba bersih Rp 4 triliun yang dibukukan hingga 31 Desember 2025.
Komisaris Utama Danamon, Yasushi Itagaki, mengatakan RUPST ini merupakan bagian dari implementasi tata kelola perusahaan yang baik.
"Persetujuan seluruh agenda mencerminkan kepercayaan pemegang saham terhadap arah strategis Perseroan. Danamon akan terus melanjutkan pertumbuhan dan memperkuat perannya sebagai penyedia solusi finansial serta berkontribusi pada perekonomian Indonesia," ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (1/4/2026).
Selain pembagian dividen, RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Sejumlah nama dipastikan tidak melanjutkan jabatan, antara lain Nobuya Kawasaki (Komisaris), Peter Benyamin Stok, Daisuke Ejima, serta Honggo Widjojo Kangmasto.
Sebagai penggantinya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Muliadi Rahardja sebagai Komisaris Independen dan Takeo Shimotsu sebagai Komisaris, yang efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sementara itu, Nobuya Kawasaki ditunjuk sebagai Direktur Utama setelah mendapatkan persetujuan regulator.
Itagaki turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya atas kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan perusahaan.
Baca Juga: Laba Bersih PTBA Terkoreksi 42,74 Persen di Tengah Pembengkakan Beban Operasional
"Terima kasih atas dedikasi para pengurus yang telah menyelesaikan masa tugasnya. Kami juga menyambut para pengurus baru untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan Danamon," tambahnya.
Dengan keputusan ini, susunan Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah berlaku untuk periode 2026 hingga 2029, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
Langkah strategis ini menegaskan komitmen Danamon dalam memperkuat tata kelola, menjaga kinerja keuangan, serta meningkatkan kepercayaan pemegang saham dan nasabah di tengah dinamika industri jasa keuangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Dolar AS Menggila, Rupiah Tersungkur ke Level Rp17.658
-
IHSG Langsung Tersungkur Setelah Libur Panjang, DSSA Kena ARB
-
Emas Antam Lagi Nyungsep, Hari Ini Dibanderol Rp 2.764.000/Gram
-
Tabel Angsuran KUR BRI Terbaru 2026, Cicilan 12 Sampai 60 Bulan
-
Upaya Damai AS - Iran Mandek, Harga Minyak Dunia Naik Kembali
-
Produk Tembakau Alternatif Makin Dilirik, Akademisi Bicara Soal Harm Reduction
-
Harga Minyak Mentah Kembali Melambung, Ancaman Perang AS-Iran Bikin Pasar Panik!
-
Libur Panjang, Trafik Penumpang-Kendaraan di Merak-Bakauheni Membludak
-
OJK Sebut Ada Bank Syariah yang Buka di Tahun 2026, Ini Bocorannya
-
IHSG Dibayangi Aksi Jual Asing Rp1,35 Triliun, Saham-saham di Asia Ikut Rontok