- Hery Gunardi resmi menjabat sebagai Direktur Utama BRI setelah ditunjuk dalam Rapat Umum Pemegang Saham tanggal 24 Maret 2025.
- Hery menerapkan program BRIVolution Reignite untuk memperkuat digitalisasi AI dan efisiensi kredit guna menghadapi tantangan sektor perbankan modern.
- Strategi tersebut berhasil membawa BRI meraih predikat Bank of The Year 2025 serta peringkat Global 500 dari Brand Finance.
Suara.com - Dinamika positif yang dicatatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) di kancah perbankan nasional maupun global saat ini tidak lepas dari peran krusial Hery Gunardi.
Pria kelahiran Bengkulu, 26 Juni 1962 ini resmi didapuk menjadi Direktur Utama BRI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 24 Maret 2025 lalu.
Sebagai bankir senior dengan pengalaman lintas dekade, Hery membawa bekal akademik yang sangat relevan dengan industrinya.
Ia merupakan peraih gelar Doktor Manajemen Bisnis dari Universitas Padjadjaran (2021). Sebelumnya, ia menuntaskan gelar Master of Business Administration (MBA) di bidang Finance & Accounting dari University of Oregon, Amerika Serikat (1991), setelah menyelesaikan studi sarjananya di Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta pada 1987.
Rekam Jejak: Dari Bapindo hingga Arsitek Penggabungan BSI
Karier perbankan Hery dimulai dari posisi fundamental di bagian Research dan Pengembangan Bank Bapindo. Perjalanannya kemudian matang di Bank Mandiri, di mana ia pernah mengemban amanah sebagai Deputy CEO.
Salah satu pencapaian prestisius Hery sebelum memimpin BRI adalah keberhasilannya menahkodai PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) periode 2021-2025.
Hery dikenal sebagai figur kunci yang menyatukan tiga bank syariah milik negara (BRI Syariah, Mandiri Syariah, dan BNI Syariah) menjadi satu entitas tunggal, yakni BSI. Pengalaman dalam mengelola transformasi skala besar dan integrasi sistem inilah yang kini menjadi energi baru bagi ekspansi bisnis BRI.
Inovasi Digital dan Pengakuan Global "Bank of The Year 2025"
Baca Juga: Jaga Fundamental Bisnis, BRI Finance Catatkan Laba Bersih Rp90,88 Miliar
Sejak menakhodai emiten berkode saham BBRI tersebut, Hery langsung bergerak cepat merespons tantangan digitalisasi dan persaingan ketat dengan sektor fintech.
Di bawah arahannya, BRI menjalankan program BRIVolution Reignite yang menitikberatkan pada penguatan dana murah (CASA), efisiensi kualitas kredit, dan akselerasi layanan digital berbasis kecerdasan buatan (AI).
Strategi ini membuahkan hasil nyata. Media keuangan internasional, The Banker, menobatkan BRI sebagai Bank of The Year 2025 di Indonesia.
Pencapaian ini menempatkan BRI sejajar dengan institusi keuangan kelas dunia lainnya. Selain itu, per April 2026, BRI berhasil masuk dalam daftar Global 500 versi Brand Finance, menempati posisi ke-369 dunia sebagai merek dengan nilai tertinggi di Indonesia.
Di bawah kepemimpinan Hery, BRI juga aktif dalam instrumen keuangan berkelanjutan. Pada 2025, perseroan menerbitkan obligasi sosial (social bond) senilai Rp5 triliun guna menyokong sektor UMKM, pembangunan infrastruktur dasar, serta pembukaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Sejak awal berdiri hingga di usianya yang kini menginjak 130 tahun, BRI memang didesain untuk melayani segmen mikro dan UMKM. Komitmen tersebut tetap menjadi fondasi utama BRI," tegas Hery dalam pernyataan resminya baru-baru ini.
Berita Terkait
-
Nikmati Kopi Kenangan Lebih Murah dengan Promo Cashback 40 Persen dari BRI
-
Promo Belanja di Alfamidi April 2026 Khusus Nasabah BRI, Ini Syaratnya
-
Kuota Habis Tak Perlu Panik, BRImo Tetap Bisa Diakses Pengguna IM3 dan Tri untuk Top Up Darurat
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Ekonomi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut
-
Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati
-
Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?
-
Jungkir Balik Harga Saham BUMI
-
Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!
-
Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?
-
Distribusi Terganggu, Perdagangan Beras Antarwilayah Disebut Mulai Macet
-
Pemerintah Siapkan Intensif, Guna Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik
-
QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?
-
IHSG Mulai Membaik, Naik 2 Persen dan 499 Saham Melonjak pada Sesi I