- Pemerintah Indonesia dan Rusia menandatangani Protokol WGTII ketujuh untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan investasi bilateral.
- Kerja sama mencakup sektor strategis seperti energi terbarukan, pertanian, farmasi, industri, logistik, serta pengembangan infrastruktur kawasan ekonomi khusus.
- Dokumen protokol ini berfungsi sebagai acuan teknis untuk memastikan efektivitas implementasi serta percepatan proyek prioritas kedua negara tersebut.
Suara.com - Pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi melalui penandatanganan Protokol Pertemuan ke-7 Working Group on Trade, Investment, and Industry (WGTII).
Protokol tersebut ditandatangani oleh Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Edi Prio Pambudi, bersama Deputi Menteri Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia, Vladimir Illichev.
“Melalui penandatanganan protokol ini, kedua negara menegaskan kembali komitmen untuk terus memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan, termasuk melalui peningkatan akses pasar, investasi, serta pengembangan industri bernilai tambah,” ujar Edi.
Protokol tersebut memuat kesepakatan, perkembangan kerja sama, serta rencana tindak lanjut di berbagai sektor prioritas kedua negara.
Dokumen ini juga menjadi acuan dalam mengimplementasikan hasil pembahasan teknis sekaligus memastikan keberlanjutan dan efektivitas kerja sama bilateral.
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup sektor strategis seperti perdagangan dan investasi, energi baru dan terbarukan, hingga sektor pertanian, termasuk perikanan, pupuk, dan minyak kelapa sawit.
Selain itu, kolaborasi juga diarahkan pada sektor industri prioritas seperti farmasi dan kesehatan, metalurgi, kimia, penerbangan, serta infrastruktur.
Kedua negara juga mendorong kerja sama berkelanjutan di bidang logistik, kawasan ekonomi khusus, ekonomi kreatif, lingkungan hidup dan perubahan iklim, serta penguatan kolaborasi antar daerah.
Edi menambahkan, penandatanganan protokol ini diharapkan dapat segera menghasilkan implementasi konkret melalui penguatan kerja sama teknis, percepatan berbagai inisiatif yang tengah berjalan, serta pengembangan proyek prioritas yang lebih aplikatif.
Baca Juga: Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste
(Antara)
Berita Terkait
-
Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste
-
Link Live Streaming Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam
-
Polemik Paspor: 4 Pemain Timnas Indonesia Pertahankan WNI, 2 Bintang Suriname Kembali ke Belanda
-
Islah Bahrawi Nilai Prabowo Tak Sejalan dengan Gagasan di Buku Paradoks Indonesia
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Kurniawan Benahi Mental dan Intensitas Jelang Piala AFF U-17 2026
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar