- Laporan Katadata Insight Center mencatat penurunan proporsi kelas menengah Indonesia dari 21,5 persen pada 2019 menjadi 16,9 persen pada 2024.
- Penurunan jumlah kelas menengah yang krusial bagi konsumsi rumah tangga ini menjadi tantangan serius bagi target Indonesia menjadi negara maju.
- Masyarakat kelas menengah kini mengandalkan pekerjaan sampingan sebagai strategi adaptasi menghadapi tekanan ekonomi serta ketidakpastian pendapatan di masa depan.
Suara.com - Kondisi kelas menengah di Indonesia menunjukkan tren terus merosot. Berdasarkan riset terbaru Katadata Insight Center melalui laporan Katadata Indonesia Middle Class Insight (KIMCI) 2026, jumlah kelas menengah terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Co-founder & CEO Katadata Indonesia, Metta Dharmasaputra, mengungkapkan proporsi kelas menengah turun dari 21,5 persen pada 2019 menjadi hanya 16,9 persen pada 2024.
Penurunan ini menjadi sorotan karena kelas menengah memiliki peran vital dalam perekonomian nasional. Pada 2024, kelompok ini tercatat menyumbang 81,5 persen dari total konsumsi rumah tangga, sementara konsumsi rumah tangga sendiri berkontribusi sebesar 58,8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
"Middle class merupakan kunci perubahan negara dan society," ujarnya seperti dikutip di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Di sisi lain, kelompok masyarakat yang berada di bawah kelas menengah atau aspiring middle class justru terus meningkat. Pada 2024, jumlahnya mencapai 48,8 persen dari total populasi.
Kondisi ini menjadi tantangan serius, mengingat Bappenas sebelumnya memproyeksikan Indonesia berpeluang menjadi negara maju pada 2045 jika proporsi kelas menengah mencapai 70 persen dari total penduduk.
Temuan lain dalam riset KIMCI menunjukkan bahwa tekanan ekonomi membuat banyak masyarakat kelas menengah mulai mengubah strategi hidupnya.
Vice President Finance & Business Development Katadata, Ivan Triyogo Priambodo, menyebut satu sumber penghasilan kini tidak lagi cukup.
"Bagi kelas menengah satu sumber pendapatan tidak lagi cukup untuk memberikan kepastian karena itu pekerjaan sampingan bukan sekedar tambahan melainkan sebuah lapisan pengaman," jelas Ivan.
Baca Juga: Gandeng TikTok, Kemnaker Siapkan Talenta Digital untuk Perluas Kesempatan Kerja
Menurutnya, fenomena ini mencerminkan upaya kelas menengah untuk menjadi lebih adaptif dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Sementara itu, Research Analyst Katadata Insight Center, Kholis Dana P., menekankan pentingnya peran kebijakan publik dalam menjaga daya tahan kelas menengah.
"Kelas menengah bukan hanya tentang perlindungan, tetapi tentang memastikan mereka tetap tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan," kata Kholis.
Adapun, tak hanya soal kelas sosial masyarakar Riset KIMCI 2026 juga menyoroti perlunya solusi jangka panjang, mulai dari menjaga daya beli, memperluas akses pekerjaan, hingga pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
IHSG Berisiko Terkoreksi Hari Ini, Waspadai Saham-saham Berikut!
-
Kisah Tragis Gatot yang Dieksekusi Anak Angkat Secara Sadis di Nganjuk
-
Pagi-pagi Iran Kirim Rudal 'Kiamat' ke Kuwait dan Bahrain, Balas Dendam Serangan AS Semalam
-
Inilah 4 Resep Rendang Daging Sapi yang Gurih dan Empuk!
-
Tak Ada Jalan, Perahu Jadi Andalan Siswa Berangkat Sekolah di Muara Gembong
-
As Long as the Lemon Trees Grow: Ketika Harapan Tumbuh di Tengah Perang
-
RI Masih Dapat Berkah dari Geopolitik, Investasi Tetap Mengalir Rp1.010,6 T di Semester I
-
Indonesia Masuki Era Penduduk Menua, Lansia Butuh Banyak Rumah Sehat
-
Breakingnews! Selat Hormuz di Ambang Lumpuh Total
-
Valuasi Menarik, Intip Prospek Saham TLKM dan ISAT Pasca Implementasi Biometrik