- Senator Angelo Wake Kako dorong percepatan swasembada daging lewat program "Senator Inseminator".
- Program Inseminasi Buatan (IB) jadi kunci sukses "Revolusi Putih" pemerintahan Prabowo Subianto.
- Masyarakat NTT didorong menjadi aktor utama, bukan penonton dalam rantai produksi peternakan.
Suara.com - Wakil Ketua Komite II DPD RI, Angelo Wake Kako, tancap gas mengawal ambisi swasembada pangan nasional. Senator muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mendorong percepatan program Inseminasi Buatan (IB) sebagai kunci utama mewujudkan kedaulatan daging dan susu di tanah air.
Langkah konkret ini diwujudkan melalui gerakan bertajuk “Senator Inseminator”. Program ini bukan sekadar wacana di meja rapat, melainkan aksi nyata yang langsung menyentuh para peternak di akar rumput, khususnya di wilayah NTT.
Dalam kegiatan “Aksi Nyata Revitalisasi Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (PVPV) 2026” yang digelar Kemenko PMK di Bandung, Rabu (22/4/2026), Angelo menegaskan bahwa sektor peternakan adalah raksasa tidur yang harus segera dibangunkan.
“Sektor peternakan adalah masa depan Indonesia. Kalau kita serius, bukan tidak mungkin Indonesia menjadi raksasa baru di bidang ini,” ujar Angelo dengan nada optimistis.
Angelo menilai, optimalisasi inseminasi buatan sangat linear dengan agenda besar Presiden Prabowo Subianto, yakni “Revolusi Putih”. Targetnya jelas: Indonesia tidak lagi bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan protein masyarakat.
Menurutnya, IB adalah instrumen paling terukur untuk mendongkrak populasi ternak secara cepat. Melalui metode ini, mutu genetik sapi lokal bisa ditingkatkan, angka kelahiran lebih teratur, dan risiko penyakit menular pada ternak dapat ditekan secara signifikan.
Poin menarik dari gerakan “Senator Inseminator” adalah pelibatan aktif masyarakat. Angelo tidak ingin warga lokal hanya menjadi penonton dalam pusaran industri peternakan.
“Konsepnya sederhana, kita ingin masyarakat NTT terlibat langsung dalam agenda swasembada pangan. Pertama, kita bangun kesadaran (awareness), lalu kita libatkan mereka sebagai aktor utama (to be involved),” tegasnya.
Gerakan ini diharapkan menjadi prototipe kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan. Bagi Angelo, swasembada bukan hanya soal kecanggihan teknologi, melainkan soal keberpihakan kebijakan kepada peternak kecil.
Baca Juga: Penelitian Ungkap 98 Persen Klaim Lingkungan Perusahaan Daging Adalah Greenwashing
“Kalau semua bergerak bersama, target swasembada bukan hal yang mustahil,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir
-
Sebut Dasco Dulu Provokator Sekarang Profesor, Prabowo: Co, Hati-hati Co!
-
Review Film WIND UP: The Movie, Perjuangan Manis Mengejar Mimpi Masa Remaja
-
Prabowo Singgung Londo Ireng 'Nyamar' jadi Pengamat dan Wartawan, Kok Bisa?