- Harga emas Antam pada 29 April 2026 turun menjadi Rp2.784.000 per gram dengan harga buyback Rp2.573.000 per gram.
- Penetapan harga emas tersebut belum termasuk pajak penghasilan yang diatur dalam PMK Nomor 34/PMK.19/2017 bagi pemegang NPWP.
- Harga emas dunia stabil di level 4.600 dolar AS menanti keputusan suku bunga dari bank sentral Amerika Serikat.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Rabu, 29 April 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.784.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu berbalik merosot Rp 30.000 dibandingkan Selasa, 28 April 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.573.000 per gram.
Harga buyback itu juga ikut merosot Rp 52.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Selasa kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- 0,5 gram : Rp1.445.605
- 1 gram : Rp2.790.960
- 2 gram : Rp5.521.770
- 3 gram : Rp8.257.593
- 5 gram : Rp13.729.238
- 10 gram : Rp27.403.338
- 25 gram : Rp68.382.530
- 50 gram : Rp136.685.863
- 100 gram : Rp273.293.530
- 250 gram : Rp682.968.163
- 500 gram : Rp1.365.725.800
- 1.000 gram : Rp2.731.411.500
Harga Emas Dunia Stabil
Harga emas dunia bergerak stabil pada perdagangan awal sesi Asia, Rabu, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang menanti keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat.
Mengutip FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) bertahan di dekat level 4.600 dolar AS per troy ounce. Pergerakan ini mencerminkan sikap wait and see investor terhadap arah kebijakan moneter The Fed.
Baca Juga: Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini
Bank sentral AS diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan dana federal di kisaran 3,50 persen hingga 3,75 persen. Jika terealisasi, ini akan menjadi pertemuan ketiga berturut-turut tanpa perubahan suku bunga.
Keputusan tersebut juga dinilai krusial karena berpotensi menjadi pertemuan terakhir bagi Ketua The Fed, Jerome Powell, di tengah hampir pastinya penunjukan Kevin Warsh sebagai penggantinya.
Pelaku pasar kini menanti petunjuk lebih lanjut dari konferensi pers The Fed, terutama terkait bagaimana bank sentral menilai dampak kenaikan biaya energi terhadap inflasi dan arah suku bunga ke depan.
Sinyal kebijakan yang cenderung agresif atau hawkish dari The Fed berpotensi mendorong penguatan dolar AS. Kondisi ini biasanya menekan harga komoditas, termasuk emas, karena logam mulia tersebut diperdagangkan dalam denominasi dolar.
Di sisi lain, faktor geopolitik turut menjadi penopang harga emas. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta potensi penutupan Selat Hormuz, memicu kekhawatiran inflasi global.
Dalam kondisi ketidakpastian seperti ini, emas kerap menjadi aset lindung nilai (safe haven) pilihan investor. Namun, daya tarik emas bisa berkurang ketika suku bunga tinggi, karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
Terkini
-
Balsa Sekulic Terpukau Atmosfer Bobotoh, Siap Kejar Gol Perdana Bersama Persib
-
Pandangan Masih Buram Meski Ganti Kacamata? Bisa Jadi Bukan Sekadar Mata Minus Biasa
-
Promo Khusus Nasabah BRI di RS Abdi Waluyo, Dapatkan Cashback Langsung!
-
Indonesia Respons Kecaman Korea Utara Soal Denuklirisasi
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
-
Cara Dapat Cashback Instan Rp150 Ribu di tiket.com Pakai Kartu BRI
-
Manahumama, Ikhtiar Masyarakat Adat Bantik Merawat Ingatan Leluhur
-
Inggris Punya Dana Segar Rp96,64 Triliun untuk Prabowo Bangun Infrastruktur
-
Beda dengan SBY dan Jokowi, Tren Elektabilitas Prabowo Melemah di Awal Masa Jabatan
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo