- Harga emas batangan PT Antam naik Rp5.000 menjadi Rp2.814.000 per gram pada perdagangan Selasa, 28 April 2026.
- Kenaikan harga emas terjadi akibat ketidakpastian ekonomi global serta menanti hasil negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.
- Para investor tetap menjadikan emas sebagai aset lindung nilai strategis di tengah risiko utang dan ketidakpastian kebijakan moneter.
Suara.com - Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan pada perdagangan Selasa (28/4/2026).
Melansir laman resmi Logammulia.com, harga emas hari ini naik sebesar Rp5.000, dari sebelumnya Rp2.809.000 menjadi Rp2.814.000 per gram.
Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami peningkatan menjadi Rp2.625.000 per gram.
Kenaikan ini merespons pergerakan pasar global yang tengah menantikan kejelasan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran di tengah ketidakpastian ekonomi dunia.
Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan
Berikut adalah daftar harga emas Antam hari ini untuk berbagai ukuran gramasi:
0,5 gram: Rp1.457.000
1 gram: Rp2.814.000
5 gram: Rp13.845.000
10 gram: Rp27.635.000
25 gram: Rp68.962.000
50 gram: Rp137.845.000
100 gram: Rp275.612.000
250 gram: Rp688.765.000
500 gram: Rp1.377.320.000
1.000 gram (1 kg): Rp2.754.600.000
Di pasar internasional, harga emas spot naik tipis 0,2% ke level US$ 4.693,04 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat ke US$ 4.707,80 per ons.
Pelaku pasar terpantau sangat berhati-hati menunggu hasil pembahasan Presiden AS Donald Trump terkait proposal terbaru Iran guna mengakhiri konflik dua bulan terakhir.
Baca Juga: Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045
Meskipun saat ini emas terjebak dalam tren sideways akibat kekhawatiran inflasi jangka pendek dan kebijakan suku bunga ketat, optimisme tetap membumbung tinggi.
Lorenzo Portelli, Head of Cross Asset Strategy di Amundi Investment Institute, memprediksi harga emas masih berpotensi menyentuh level US$ 5.000 hingga US$ 5.500 per ons dalam 12 bulan ke depan.
Portelli menilai guncangan energi akibat perang di Iran hanya berdampak sementara terhadap inflasi. Meskipun inflasi tahunan melonjak ke 3,3%, inflasi inti masih terjaga di level 2,6%, yang mengurangi urgensi bank sentral untuk bertindak lebih agresif (hawkish).
Selain itu, beberapa faktor berikut menjadi alasan kuat emas tetap menjadi aset strategis:
- Permintaan Bank Sentral: Otoritas pasar negara berkembang terus melakukan diversifikasi cadangan devisa dengan menjauhi dolar AS.
- Ketahanan Portofolio: Emas dianggap sebagai aset safe-haven paling efektif melawan risiko sistemik, kelemahan mata uang, dan ketidakpastian kebijakan.
- Masalah Likuiditas: Meningkatnya tingkat utang kedaulatan mendorong investor untuk beralih ke aset keras (hard assets) seperti logam mulia.
Disclaimer: Investasi emas memiliki risiko fluktuasi harga. Seluruh data harga dan kebijakan pajak yang disajikan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti regulasi pemerintah dan kondisi pasar terkini.
Berita Terkait
-
Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram
-
Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026
-
Emas Antam Turun Harga, Hari Ini Dibanderol Rp 2.809.000/Gram
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Stabil, Kesulitan Tembus Level Rp 3 Juta
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
Terkini
-
Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham
-
Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi
-
Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS
-
Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta
-
Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246
-
Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang
-
IHSG Bergerak Dua Arah Selasa Pagi, Tapi Kecenderungan Melemah
-
Harga Pangan Hari Ini 28 April: Cabai Rawit Merah Meroket Rp165 Ribu Per Kilogram
-
Detik-detik Evakuasi Tiga Korban Selamat Terjepit Gerbong KA di Bekasi Timur
-
Emas Antam Naik Tipis Hari Ini, Harganya jadi Rp 2.815.000/Gram