Bahlil Lahadalia di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Baca 10 detik
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membahas potensi penyesuaian harga BBM RON 92 bersama penyedia swasta pada Sabtu, 2 Mei 2026.
- Kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti mekanisme fluktuasi pasar global sesuai regulasi Kementerian ESDM yang berlaku saat ini.
- Kenaikan harga BBM RON 92 berpotensi memicu inflasi, peningkatan biaya logistik, serta pergeseran konsumsi masyarakat ke BBM bersubsidi.
Meskipun target konsumen RON 92 mayoritas adalah kelas menengah ke atas, kenaikan ini diprediksi akan menyumbang angka inflasi melalui peningkatan biaya logistik dan operasional usaha.
Beberapa poin krusial yang patut diantisipasi akibat kenaikan harga ini antara lain:
- Lonjakan Biaya Distribusi: Sektor industri yang mengandalkan transportasi akan menghadapi pembengkakan biaya produksi, yang ujungnya berpotensi menaikkan harga barang kebutuhan pokok di pasar.
- Pergeseran Konsumsi: Ada risiko besar terjadinya migrasi konsumen dari BBM nonsubsidi (seperti Pertamax) ke BBM subsidi (Pertalite). Jika hal ini terjadi secara masif, beban kompensasi dan subsidi yang harus ditanggung negara justru akan semakin membengkak.
- Penurunan Daya Beli: Masyarakat kelas menengah akan cenderung mengerem konsumsi di sektor lain untuk menutupi kenaikan biaya transportasi harian.
Sebagai langkah mitigasi, pemerintah biasanya menyiapkan bantalan sosial seperti BLT Plus guna melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan terdampak.
Namun, solusi tersebut hanya sementara. Stabilitas harga barang kebutuhan di pasar tetap menjadi kunci utama agar inflasi tidak bergerak liar pasca-penyesuaian harga energi ini dilakukan.
Komentar
Berita Terkait
-
Update Harga BBM Pertamina dan Swasta Mei 2026: Ada yang Naik Diam-Diam, Ada yang Stabil
-
5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin
-
SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?
-
Minyak Mentah Rusia Segera Masuk RI, Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman
-
Harga Solar Vivo Melonjak! Diesel Primus Kini Rp30.890 per Liter Mulai Mei 2026
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
-
Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan
-
Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%
-
MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO
-
BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi
-
Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia
-
Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik
-
Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak
-
BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!