- Rasio peredaran uang palsu turun drastis menyentuh angka 1 ppm.
- Teknologi pengamanan canggih membuat uang rupiah sulit dipalsukan oknum.
- Bank Indonesia mengimbau masyarakat merawat uang melalui gerakan 5 Jangan.
Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatatkan pencapaian signifikan dalam menekan peredaran uang palsu di Tanah Air melalui penguatan teknologi pengamanan mata uang.
Rasio peredaran uang palsu saat ini dilaporkan menurun drastis dari 5 piece per million (ppm) menjadi mendekati angka 1 ppm.
Penurunan rasio uang palsu menjadi 1 ppm ini memiliki arti teknis yang sangat penting dalam stabilitas sistem pembayaran.
Di mana, 1 ppm artinya hanya ditemukan satu lembar uang palsu di antara satu juta lembar uang asli yang beredar di tengah masyarakat.
Ricky P. Gozali selaku Deputi Gubernur BI menyatakan bahwa angka ini mencerminkan keberhasilan pengembangan teknologi penciptaan rupiah yang semakin sulit untuk dipalsukan.
"Ini tidak lepas dari sinergi yang erat dan penguatan dari sisi teknologi, sehingga (uang palsu) mudah dikenali dan (uang asli) sulit dipalsukan," tutur Ricky P. Gozali saat Konferensi Pers Pemusnahan Rupiah Palsu Hasil Klarifikasi Bank Indonesia pada Rabu, 13 Mei 2026.
Teknologi pengamanan yang disematkan pada uang rupiah tahun emisi 2022 menjadikan mata uang ini sebagai salah satu yang teraman di dunia.
Bahkan, pecahan Rp50.000 emisi 2022 telah diakui secara internasional dalam ajang IACA Currency Award 2023 sebagai seri uang kertas terbaik.
Penghargaan tersebut membuktikan bahwa standar kualitas uang kertas Indonesia telah memenuhi ekspektasi global, terutama dari sisi durabilitas dan keamanan.
Baca Juga: Rupiah Sentuh Rp17.500 per Dolar AS, BI Bongkar Penyebabnya
Data terbaru per November 2024 menunjukkan bahwa pecahan Rp50.000 menempati peringkat kedua dunia sebagai uang paling sulit dipalsukan.
Keunggulan ini didukung oleh implementasi 17 unsur pengamanan canggih yang diintegrasikan langsung ke dalam desain dan bahan kertas uang.
Integrasi teknologi optik dan material khusus ini memastikan bahwa pihak-pihak tidak bertanggung jawab akan kesulitan meniru detail rumit pada lembaran uang tersebut.
Selain faktor teknologi, kesadaran masyarakat dalam mengenali keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) juga tetap menjadi garda terdepan.
Terlebih sekarang masyarakat lebih mudah mengidentifikasi uang palsu karena kualitas fisik uang tiruan yang beredar saat ini cenderung sangat rendah.
Kemudian, langkah pencegahan lain yang tak kalah penting adalah menjaga kondisi fisik uang rupiah dengan baik agar fitur keamanannya tetap fungsional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Survei: 81% Pekerja RI Merasa Gajinya Adil, Tapi Tak Semua Bahagia
-
96% Perusahaan RI Rekrut Lulusan Micro-Credentials, Gaji Dibayar Tinggi
-
Pengguna Tol Jakarta-Cikampek Wajib Tahu! Ada Perbaikan Jalan di Beberapa Titik hingga Awal Juli
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Jembatan Donat Dukuh Atas Rampung 2028, Menhub: Enam Moda Transportasi Jakarta Akan Terintegrasi
-
Dari Pupuk ke Klinik Desa, KDMP Tamanmartani Buktikan Koperasi Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Warga
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Pemerintah Diminta Perhatikan Dampak Ekonomi dalam Pembuatan Aturan soal Industri Rokok
-
Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong