- Rupiah melemah ke Rp17.655 per dolar AS, melampaui target APBN.
- Harga emas Antam hari ini stabil pada Rp2.764.000 per gram.
- Pembelian emas Antam dikenakan pajak PPh 22 sesuai aturan berlaku.
Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau masih loyo dan menjauh dari target pemerintah.
Di tengah kondisi mata uang Garuda yang tertekan, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau jalan di tempat pada perdagangan Selasa (19/5/2026).
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia pukul 05.26 WIB, harga emas Antam hari ini dipatok Rp2.764.000 per gram.
Harga ini tercatat stabil alias tidak mengalami perubahan dibandingkan harga pada Senin (18/5/2026) kemarin.
Bagi Anda yang ingin mengoleksi pecahan lebih kecil, ukuran 0,5 gram dibanderol seharga Rp1.432.000.
Meski stagnan, posisi harga emas ini masih tergolong tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Selain itu, emas antam bisa jadi pilihan investasi terbaik di kala nilai tukar rupiah kian melemah.
Aturan Pajak Beli Emas
Perlu diingat, setiap pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sesuai PMK Nomor 34 Tahun 2017.
Baca Juga: IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi
Jika Anda memiliki NPWP, tarif pajaknya hanya 0,25 persen. Namun jika tidak, Anda akan dikenakan tarif lebih tinggi yakni 0,9 persen.
Sementara untuk buyback (jual kembali) dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan potongan pajak 1,5 persen (pemilik NPWP) atau 3 persen (non-NPWP).
Jadi, pastikan Anda membawa kartu NPWP saat bertransaksi agar lebih hemat.
Rupiah Melemah, Jauh dari Target APBN
Pelemahan rupiah belakangan ini memang bikin was-was. Pada Senin (18/5), rupiah bertengger di kisaran Rp17.655 per dolar AS.
Angka ini melampaui jauh asumsi makro dalam APBN 2026 yang dipatok di level Rp16.500.
Berita Terkait
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Pidato Presiden Bikin Rupiah Semakin Jeblok, Tren Pelemahan Belum Akan Berhenti
-
Rupiah Terkapar Lemah, Bos BI: Harus Yakin Tuhan yang Maha Kuasa Bersama Kita
-
Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Rupiah Tembus Rp17.679, Gelombang PHK Massal Menanti di Depan Mata
-
Dasco Harap Tanggal 29 Mei Ada Kejutan di Bursa Saham
-
Dasco Optimistis IHSG Menguat Setelah 29 Mei, Ada Strategi Rahasia
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I
-
Arus Petikemas IPC TPK Tembus 1,15 Juta TEUs, Priok Melejit 36 Persen
-
Pemerintah Mau Ubah Sampah Lama di TPA Diubah Jadi BBM Lewat Teknologi Pirolisis
-
Minyak Hampir USD120 per Barel, Dunia Masuk Era Suku Bunga Tinggi Lebih Lama
-
Dari Purbaya Effect ke Purbaya Pretext: Ketika Optimisme Pasar Mulai Goyah
-
Kali Kedua Dasco Sambangi Bursa Efek Indonesia, Minta Investor Jangan Kabur
-
Purbaya Gelontorkan Rp 2 Triliun per Hari demi Selamatkan Nilai Tukar Rupiah