- Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat, pada Senin malam, 1 Juni 2026.
- Sebanyak 33 unit pemadam dan 100 personel dikerahkan untuk memadamkan api yang menyebabkan 500 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
- Dampak kebakaran memaksa PT Transjakarta melakukan modifikasi rute operasional pada Rute 14 guna mendukung kelancaran proses penanganan darurat bencana.
Suara.com - Musibah kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kemayoran Gempol, RT 02/RW 05, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (1/6/2026) malam.
Insiden yang menghanguskan bangunan rendah di kawasan tersebut dilarikan ke penanganan darurat skala besar oleh otoritas terkait demi mencegah dampak yang lebih luas.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengungkapkan bahwa pihaknya menerjunkan kekuatan penuh berupa 33 unit kendaraan pemadam gabungan dengan dukungan sedikitnya 100 personel penjinak api.
"Laporan kebakaran diterima oleh petugas pada pukul 20.55 WIB," urai Bayu dalam keterangan tertulisnya.
Begitu panggilan darurat masuk, armada dari Kantor Sektor III Kemayoran langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan mobil pemadam jenis medium pressure.
Petugas tiba di titik kenal Masjid Jami' Al Ikhlas pada pukul 21.05 WIB dan langsung menggelar pemadaman masif. Namun, hembusan angin dan material bangunan membuat api berkobar cepat, sehingga proses penjinakan diprediksi membutuhkan waktu lama.
Karakteristik lokasi yang merupakan area padat hunian menjadi tantangan terberat bagi para petugas di lapangan. Upaya lokalisasi titik api terus dikebut agar kebakaran tidak meluas ke blok perumahan di sekitarnya.
"Situasi saat ini masih dalam proses pemadaman (status merah). Petugas di lapangan terus berupaya melokalisir api karena perambatan api di lokasi tersebut dinilai sangat memungkinkan," tambah Bayu, sebagaimana dihimpun dari Antara.
Dampak dari bencana ini dilaporkan sangat masif. Berdasarkan data awal dari pihak kepolisian, diperkirakan sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal akibat amukan si jago merah.
Baca Juga: Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Diduga Berasal dari Ruang Radiologi
Sejumlah warga yang mengalami luka-luka maupun sesak napas juga telah dievakuasi oleh tim medis ke Rumah Sakit (RS) Hermina untuk mendapatkan penanganan segera.
Imbas Kebakaran di Jalur Jiung, Transjakarta Modifikasi Rute 14
Besarnya kobaran api dan banyaknya armada pemadam yang menutup akses jalan di sekitar kawasan Jalan Jiung memaksa PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) melakukan langkah mitigasi darurat berupa pengalihan rute operasional.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa penyesuaian jalur ini diberlakukan khusus untuk Rute 14 (JIS – Senen) sejak pukul 21.20 WIB demi keselamatan pelanggan dan kelancaran armada pemadam.
Akibat kebijakan darurat tersebut, beberapa halte dinyatakan tidak dapat melayani naik-turun penumpang untuk sementara waktu, antara lain:
Halte Toyota Rangga (kedua arah)
Berita Terkait
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!
-
Bungkam Keraguan, Debut Sutradara Muda Ferly Halim 'Takkan Kubiarkan Kau Menangis' Banjir Air Mata
-
Bae Nara dan Han Jae Ah Umumkan Rencana Menikah Usai 7 Bulan Go Public
-
Amnesty Soroti Mandeknya Kasus HAM Berat, Kementerian HAM Dinilai Sekadar Simbol
-
Alasan Kia Seltos Turbo Tak Ikut Diboyong ke Indonesia
-
Sunscreen Labore untuk Umur Berapa? Cek Anjuran Pemakaian Resminya
-
Kurikulum: Mengapa Pendidikan Sering Gagal Menyentuh Realitas Lokal
-
Proyek LNG Abadi Blok Masela Resmi Prioritaskan Pasar Domestik, Ini Strategi Pemerintah
-
Presiden Pimpin Panen Raya TNI Terintegrasi di Malang, Gubernur: Jatim Pilar Utama Ketahanan Pangan
-
Lastri: Arwah Kembang Desa dan Perempuan yang Selalu Dikambinghitamkan