- Indeks Harga Saham Gabungan pada Rabu, 3 Juni 2026, dibuka menguat terbatas dengan level tertinggi harian mencapai 6.264,26.
- Pelaku pasar mencermati sentimen geopolitik Timur Tengah dan data inflasi domestik yang memengaruhi pergerakan bursa efek nasional tersebut.
- Analis memproyeksikan IHSG berpotensi mencapai level 7.100 pada akhir 2026 dengan dukungan stabilitas ekonomi dan sektor perbankan besar.
Meredanya eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah dinilai menjadi salah satu faktor penenang yang memberikan ruang bernapas bagi pasar regional.
"Untuk perdagangan hari ini, kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat terbatas dengan area batas bawah (support) di level 6.112 dan batas atas (resistance) di level 6.286. Investor global saat ini juga tengah mengalihkan fokus untuk mencermati rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat," papar Herditya.
Guna mengoptimalkan keuntungan di tengah tren penguatan terbatas ini, MNC Sekuritas menyarankan beberapa saham emiten komoditas dan industri untuk dicermati oleh para investor, antara lain:
PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Bergerak pada rentang target harga Rp2.140 hingga Rp2.520.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Bergerak pada kisaran target harga Rp5.025 sampai Rp5.575.
PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC): Diperkirakan bergerak di area harga Rp2.020 hingga Rp2.240.
Disclaimer: Segala bentuk analisis, rekomendasi saham, dan proyeksi pasar dalam artikel ini murni bersifat informatif serta edukasi sebagai referensi berita umum. Perdagangan saham di pasar modal melibatkan risiko keuangan yang tinggi. Pembaca diharapkan bijak dan melakukan analisis mandiri secara profesional sebelum mengambil tindakan finansial atau investasi.
Berita Terkait
-
Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran
-
IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut
-
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
-
IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I
-
IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
Terkini
-
Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking
-
Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!
-
Fitch Afirmasi Peringkat Bank Jago (ARTO) di Level A dengan Outlook Stabil
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!
-
Dari Sedekah Muncul Ide Usaha, Sandal Produksi Rumahan Ini Kini Tembus Pasar Nasional
-
Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?
-
Diversifikasi Aset ke Luar Negeri, Strategi Timeless Amankan Kekayaan?
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot