- Rupiah melemah ke Rp17.910, dolar bank swasta tembus Rp18.100.
- IHSG anjlok 4,11 persen ke 5.936 akibat aksi jual besar-besaran.
- 704 saham merah, investor khawatir modal asing terus keluar.
Suara.com - Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia kian sulit dibendung. Di saat nilai tukar rupiah terpuruk mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), pasar saham domestik juga mengalami guncangan hebat dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari 4 persen pada perdagangan Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah melemah ke level Rp17.910 per dolar AS pada awal Juni. Pelemahan tersebut langsung berdampak pada kenaikan harga jual dolar AS di sejumlah perbankan nasional. Bahkan, beberapa bank swasta telah menjual mata uang Negeri Paman Sam di atas Rp18.000 per dolar AS.
Kondisi ini menjadi sinyal meningkatnya tekanan terhadap stabilitas pasar keuangan domestik di tengah derasnya arus modal asing yang keluar dari Indonesia.
Di sektor perbankan, kurs jual dolar AS di bank-bank pelat merah masih berada di bawah Rp18.000. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjual dolar AS pada kisaran Rp17.900 hingga Rp17.940 per dolar AS. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mematok kurs jual Rp17.930-Rp17.940, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjual dolar AS hingga Rp17.990 per dolar AS.
Namun situasi berbeda terlihat di bank swasta. PT HSBC Indonesia telah menjual dolar AS pada level Rp18.110 untuk layanan e-rate dan Rp18.185 untuk transaksi bank notes. Sementara PT Bank SMBC Indonesia Tbk menetapkan kurs jual dolar AS sebesar Rp18.100 per dolar AS.
Lonjakan harga dolar di perbankan terjadi bersamaan dengan ambruknya IHSG. Hingga pukul 11.00 WIB, indeks merosot 4,11 persen ke level 5.936,05 dari posisi pembukaan 6.207,10.
Tekanan jual yang sangat besar membuat IHSG bergerak ekstrem. Setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 6.213,80, indeks langsung terperosok ke titik terendah di 5.936,05.
Aksi jual masif tersebut mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek ekonomi nasional. Sentimen negatif juga diperburuk oleh kabar penggeledahan Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan Agung setelah Kepala BGN Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya.
Dari sisi kapitalisasi pasar, nilai pasar seluruh emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia masih berada di kisaran Rp10.418 triliun. Namun koreksi tajam IHSG berpotensi menghapus ratusan triliun rupiah nilai kekayaan investor hanya dalam hitungan jam perdagangan.
Baca Juga: IHSG Ambruk 4 Persen, Indeks Saham Turun ke Level 5.000-an
Aktivitas transaksi menunjukkan kepanikan pasar yang cukup tinggi. Volume perdagangan mencapai 18,70 miliar saham dengan nilai transaksi Rp11,89 triliun dan frekuensi perdagangan mencapai 1,42 juta kali transaksi.
Tekanan jual juga terjadi hampir di seluruh sektor. Bursa mencatat hanya 61 saham yang berhasil menguat, sedangkan 704 saham melemah dan 194 saham bergerak stagnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular
-
BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta