Bisnis / Keuangan
Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB
Agen BRILink Bambang Marogono yang menjadi BRILink terbaik di Klaten pada 2021. (Suara.com/Irwan Febri)
Baca 10 detik
  • Hingga Maret 2026, PT Bank Rakyat Indonesia mencatat sebanyak 1,18 juta agen BRILink telah beroperasi menjangkau pelosok desa.
  • BRI Cabang Klaten mencatat 1.108 agen aktif dengan total perputaran uang mencapai Rp1,13 triliun per April 2026.
  • Perluasan layanan BRILink berhasil meningkatkan inklusi keuangan serta memberikan kemudahan akses transaksi perbankan bagi masyarakat secara efisien.

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BRI mencatat perluasan layanan keuangan berbasis keagenan melalui BRILink terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di seluruh Indonesia.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink secara nasional telah melampaui 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa. Capaian tersebut setara dengan menjangkau lebih dari 80 persen total desa di Indonesia.

Ekspansi ini menunjukkan peran BRILink sebagai ujung tombak layanan keuangan inklusif yang mendekatkan akses perbankan hingga ke pelosok desa.

Seiring dengan capaian nasional tersebut, pertumbuhan BRILink juga terlihat di daerah, termasuk Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Di wilayah ini, tercatat sebanyak 1.108 agen BRILink aktif yang tersebar di berbagai kecamatan.

Jumlah tersebut menempatkan Klaten sebagai salah satu dari 10 kantor cabang dengan agen BRILink terbanyak dari total 33 kantor cabang di bawah Regional Office Yogyakarta, berdasarkan data per 21 April 2026.

Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, saat meninjau agen BRILink Bambang Margono, Jumat (8/5/2026). (Suara.com/Irwan Febri)

"Klaten kebetulan BRI unitnya banyak, sekitar 32 unit. Semakin banyak unitnya, semakin banyak agen BRILink. Jadi, salah satu dengan jumlah agen BRILink terbanyak se-Kanwil Yogyakarta," kata Petugas Penunjang Bisnis Keagenan (PPBK) BRI Cabang Klaten, Sugeng Priyanto, kepada Suara.com.

Bahkan, pencapaian BRI Cabang Klaten dalam pengembangan BRILink pernah menempati posisi kedua dari 33 cabang BRI di RO Yogyakarta pada medio tahun 2022-2023.

"Dulu ada peringkat, sekitar tahun 2022-2023. Peringkatnya berdasarkan nilai-nilai, ada jumlah agen, fee based income, transaksi, sales volume, dan lain-lain. Itu peringkat dua," imbuhnya.

Jumlah Transaksi Tembus 1 Juta, Perputaran Uang Rp1,13 Triliun

Baca Juga: Dipastikan Degradasi, Semen Padang Janji Tetap Profesional saat Hadapi Persebaya Surabaya

Tingginya aktivitas masyarakat melalui BRILink terlihat dari jumlah transaksi yang terus tumbuh. Hingga 22 April 2026, transaksi BRILink di Klaten tercatat lebih dari 1 juta transaksi.

Total sales volume atau perputaran uang yang tercatat mencapai Rp1,13 triliun hingga 22 April 2026. Aktivitas tersebut turut menyumbang fee based income (FBI) bagi BRI Cabang Klaten sebesar lebih dari Rp1,9 miliar.

Angka itu menunjukkan bahwa BRILink kini tidak hanya menjadi layanan tambahan, tetapi juga menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat di Klaten.

Pemilik agen BRILink, Bambang Margono, saat melayani kosumen di tokonya. (Suara.com/Irwan Febri)

"Kalau agen BRILink kan tujuan utamanya fee based, uang yang dihasilkan dari agen BRILink untuk BRI di Klaten. Tahun ini sampai April sudah sekitar Rp1,9 miliar," ujar Sugeng.

Ia menambahkan, skema pembagian fee antara BRI dan agen bersifat proporsional.

"Nanti fee kan pembagiannya fitfy-fifty, buat agen 50 persen dan BRI 50 persen. Kalau BRI dapat Rp1,9 M, agen minimal juga Rp1,9 M juga atau bahkan lebih karena kan dapat dari nasabah secara langsung juga," lanjut alumni UNY tersebut.

Load More