Bisnis / Keuangan
Rabu, 10 Juni 2026 | 15:10 WIB
Bank Mandiri menyatakan akan segera melakukan penyesuaian suku bunga kredit dan simpanan menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen. Foto Bank Mandiri.
Baca 10 detik
  • BI naikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 5,50 persen.
  • Bank Mandiri siap sesuaikan bunga kredit dan tabungan.
  • Stabilitas rupiah jadi fokus di tengah gejolak global.

Suara.com - Bank Mandiri menyatakan akan segera melakukan penyesuaian suku bunga kredit dan simpanan menyusul keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 9 Juni 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya tekanan global, termasuk eskalasi konflik di Timur Tengah dan berlanjutnya arus keluar investasi portofolio asing.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan kebijakan BI menunjukkan komitmen kuat bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

"Stabilitas yang terjaga merupakan fondasi penting bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi, kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat, serta penciptaan ruang pertumbuhan yang sehat dalam jangka panjang," ujar Novita dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, terlepas dari arah pergerakan suku bunga, sektor perbankan tetap memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran aktivitas ekonomi melalui penyaluran kredit dan layanan transaksi yang andal.

Untuk itu, Bank Mandiri akan terus memperkuat strategi pengembangan ekosistem value chain serta meningkatkan kapabilitas digital guna mendukung kebutuhan masyarakat dan dunia usaha secara berkelanjutan.

Novita menegaskan setiap penyesuaian bunga simpanan maupun kredit akan dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi pasar, dinamika likuiditas, dan prinsip manajemen risiko yang prudent.

"Setiap penyesuaian suku bunga simpanan maupun kredit akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar, dinamika likuiditas, serta pengelolaan risiko yang prudent," jelasnya.

Meski suku bunga acuan naik, Bank Mandiri tetap optimistis dapat menjaga momentum penyaluran kredit kepada pelaku usaha, termasuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perseroan juga berkomitmen menjalankan perannya sebagai agent of development dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan nilai tambah di berbagai sektor strategis.

Baca Juga: 'Perang Senyap' Terhadap Rupiah, Operasi Destabilisasi Ekonomi di Balik Narasi '1998 Redux'

Kenaikan BI-Rate menjadi 5,50 persen diperkirakan akan berdampak pada biaya dana perbankan dan mendorong penyesuaian suku bunga industri keuangan dalam beberapa waktu ke depan.

Load More