- Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat Arab menjalin kerja sama strategis di bidang investasi, ketahanan pangan, dan pengembangan infrastruktur.
- Pertemuan Menko Airlangga dan Dubes UEA pada 11 Juni 2026 menegaskan komitmen memperkuat kemitraan ekonomi melalui perjanjian I-UAE CEPA.
- Abu Dhabi Export berfokus pada ketahanan pangan, sementara Abu Dhabi Ports melakukan kajian pengembangan bandar udara di Bali.
Suara.com - Pemerintah Indonesia mengajak kerja sama dengan Uni Emirat Arab dalam bidang investasi, ketahanan pangan, dan pengembangan infrastruktur. Kerja sama kedua negara untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis tercermin dalam berbagai forum bilateral yang terjalin secara intensif.
Komitmen ini diungkapkan dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Duta Besar UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, yang didampingi Chief Strategy Officer (CSO) Louis Dreyfus Company (LDC) Thomas Couteaudier.
“Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku usaha global seperti Louis Dreyfus Company untuk memperluas kerja sama ekonomi di Indonesia. Kami mendorong peningkatan investasi yang mendukung hilirisasi, ketahanan pangan, dan penguatan rantai pasok nasional,” kata Menko Perekonomian dalam siaran pers, Kamis (11/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga menyampaikan bahwa UEA merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di kawasan Timur Tengah. Implementasi Indonesia–United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-UAE CEPA) diharapkan dapat semakin meningkatkan arus perdagangan dan investasi kedua negara.
Sementara itu Dubes Abdulla juga menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral Indonesia-UEA yang terus berkembang positif.
“UEA melihat Indonesia sebagai mitra penting di Kawasan Asia Tenggara dan terbuka untuk memperluas kolaborasi di berbagai sektor ekonomi,” ungkap Abdulla.
Berkenaan dengan kehadiran dunia usaha asal UEA di Indonesia, Menko Airlangga menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan dan pengembangan kegiatan bisnis perusahaan-perusahaan UEA, termasuk LDC yang telah beroperasi di Indonesia selama 25 tahun.
Dalam konteks yang lebih luas, Dubes Abdulla menyampaikan bahwa Abu Dhabi Export (ADEX) telah menyatakan komitmen investasi dengan fokus utama pada penguatan ketahanan pangan nasional.
Komitmen ini mencerminkan kepercayaan strategis UEA terhadap potensi sektor pangan dan agribisnis Indonesia, sekaligus menjadi landasan bagi kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.
Baca Juga: Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
Terkait pengembangan infrastruktur, Abu Dhabi Ports (ADP) juga siap untuk mendukung pengembangan bandar udara di Bali melalui pelaksanaan kajian kelayakan.
Kedua pihak juga menyepakati pentingnya menjaga intensitas komunikasi bilateral guna memastikan berbagai komitmen yang telah dibangun dapat direalisasikan secara efektif.
Pemerintah Indonesia dan UEA sepakat untuk terus memperkuat sinergi investasi, memfasilitasi kepastian usaha bagi investor strategis, serta mendorong percepatan implementasi proyek-proyek prioritas demi kemakmuran bersama.
Tag
Berita Terkait
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
-
BPK Dukung BULOG Wujudkan Swasembada Pangan Lewat Tata Kelola Akuntabel
-
Kewajiban Neto Investasi Turun Jadi 227,6 Miliar Dolar AS, Ini Biang Keroknya
-
Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja
-
Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan