- PT Asuransi Jiwa IFG menyediakan asuransi kesehatan bagi pelari untuk menjamin keamanan selama mengikuti kegiatan olahraga lari di Indonesia.
- IFG Life memberikan perlindungan kepada 20.019 peserta BTN Jakarta International Marathon 2024 mencakup santunan kecelakaan serta biaya pengobatan medis.
- Pemberian asuransi ini bertujuan memitigasi risiko cedera sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan finansial dalam setiap kegiatan olahraga.
Suara.com - Tren olahraga lari yang terus berkembang di Indonesia tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat.
Di tengah meningkatnya jumlah peserta dalam berbagai ajang lari, kesadaran akan pentingnya perlindungan asuransi juga mulai menjadi perhatian.
Dalam hal ini, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life), mengakomodir untuk sediakan asuransi jiwa khusus para pelari.
"Dengan perlindungan yang kami berikan, kami ingin para pelari bisa berlari dengan tenang, aman, dan menikmati setiap kilometer tanpa rasa khawatir," ujar Direktur Bisnis Individu merangkap Plt Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, Fabiola Noralita seperti dikutip Jumat (12/6/2026).
Adapun, IFG Life juga menjadi perusahaan asuransi yang memberikan perlindungan terhadap pelari dalam ajang Marathon, BTN Jakarta International Marathon 202.
Pada tahun ini, IFG Life memberikan perlindungan kepada total 20.019 peserta yang terdiri dari 5.356 pelari kategori 5K dan 14.663 pelari kategori 10K.
Perlindungan yang diberikan mencakup santunan meninggal dunia akibat kecelakaan sebesar Rp19,5 juta, santunan cacat tetap akibat kecelakaan sebesar Rp19,5 juta, serta biaya pengobatan dan perawatan akibat kecelakaan hingga Rp1,95 juta.
"Bagi IFG Life, ini adalah cara kami untuk benar-benar hadir di tengah masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya gaya hidup sehat," kata Fabiola.
Fenomena meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari dalam beberapa tahun terakhir juga membuat aspek keselamatan dan mitigasi risiko semakin mendapat perhatian.
Baca Juga: Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko
Pasalnya, kegiatan olahraga, termasuk lari jarak jauh, tetap memiliki risiko cedera maupun kecelakaan yang dapat terjadi selama perlombaan berlangsung.
Karena itu, kehadiran perlindungan asuransi dinilai menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan event olahraga massal. Selain memberikan rasa aman kepada peserta, perlindungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan olahraga, perusahaan berharap masyarakat tidak hanya semakin aktif menjaga kesehatan, tetapi juga mulai memahami pentingnya memiliki perlindungan finansial untuk mengantisipasi risiko yang dapat terjadi kapan saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
-
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
-
Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite
-
Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor
-
Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi
-
Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI