- Nilai tukar rupiah menguat ke level Rp 17.708 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 15 Juni 2026.
- Penguatan rupiah didorong oleh sentimen positif harapan perdamaian antara Amerika Serikat dengan Iran di Timur Tengah.
- Peningkatan nilai mata uang nasional memicu masuknya aliran dana asing ke pasar ekuitas domestik secara berkelanjutan.
Suara.com - Nilai tukar rupiah terus perkasa terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga penutupan perdagangan Senin, 15 Juni 2026. Bahkan, mata uang Garuda paling kuat diantara mata uang di Asia.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.708 per dolar AS atau menguat 152 poin atau 0,85 persen dari pekan sebelumnya yang ada di Rp 17.860 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dengan adanya sentimen positif pernyataan Trump yang akan berdamai dengan Iran.
"Rupiah menguat di tengah sentimen pasar yang semakin optimis kuat oleh harapan damai di Timur Tengah," ujarnya saat dihubungi Suara.com.
Lukman menambahkan, lonjakan mata uang Garuda juga disebabkan oleh dolar AS yang turun. Apalagi, penguatan rupiah akan berlangsung lama jika faktor global mulai mereda.
"Sentimen ini juga mendorong mulai masuknya dana asing ke pasar ekuitas domestik. Penguatan ini diperkirakan masih akan berkelanjutan," imbuhnya.
Selain rupiah, mata uang Asia lainnya juga menguat. Salah satunya rupee India yang mencatatkan kinerja positif naik 0,54 persen.
Diikuti peso Filipina terkerek 53 persen, lalu baht Thailand yang menguat 0,47 persen.
Disusul won Korea Selatan yang naik 0,23 persen, ada ringgit Malaysia juga menguat 0,19 persen. Mata uang yen Jepang dan yuan China juga menguat 0,07 persen.
Baca Juga: IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Momen Purbaya Mau Tebus Harley Davidson Sitaan Kejagung, Cita-cita Punya Moge Tapi Dilarang Istri
-
Purbaya Terima PNBP Rp 1,029 T dari Kejagung, Ada Sitaan Aset Kasus Eddy Tansil
-
Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu 2027 Sebesar Rp 49,8 Triliun ke DPR
-
Ibu Dian, Nasabah PNM Lampung yang Menggerakkan Perempuan untuk Berani Berdaya
-
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Harga Pertamax Turun?
-
IHSG Meroket 5 Persen: Transaksi Rp17 Triliun, Ini Saham-saham yang Diborong
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Jabar II, Komisi V DPR Optimistis Siap Beroperasi Tahun Ajaran Baru
-
Prajogo Pangestu Full Senyum, Saham TPIA Paling Diburu Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Meroket 5%, Begini Nasib Saham-saham BUMN
-
Investor Berpesta! IHSG Naik 5 Persen, AMMN dan DEWA Meroket