Bisnis / Keuangan
Selasa, 16 Juni 2026 | 10:56 WIB
Logo IMF. (Antara)
Baca 10 detik
  • IMF menyatakan ekonomi global saat ini masih mampu bertahan di tengah guncangan perang regional Timur Tengah yang berlangsung.
  • Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran menjadi langkah positif untuk menjaga stabilitas pasar energi dunia global.
  • Risiko perlambatan ekonomi tetap ada akibat ketidakpastian geopolitik serta lonjakan harga energi yang membebani negara berkembang di Asia.

IMF mencatat kekurangan bahan bakar, lonjakan harga bensin, serta kenaikan biaya pupuk dan pangan telah memperburuk kebutuhan pembiayaan dan meningkatkan risiko ketahanan pangan.

Ilustrasi Bahan Bakar Minyak [Freepik]

Beberapa negara seperti Ethiopia, Malawi, dan Zambia dilaporkan mengalami kelangkaan bahan bakar. Sementara itu, harga bensin di Lesotho, Rwanda, dan Tanzania telah melonjak sekitar 50 persen sejak konflik dimulai.

Kenaikan harga energi juga berdampak pada meningkatnya harga pupuk dan bahan pangan.

Meski sebelumnya memperkirakan sekitar 12 negara akan mengajukan bantuan keuangan hingga 50 miliar dolar AS kepada IMF.

Load More