Logo IMF. (Antara)
Baca 10 detik
- IMF menyatakan ekonomi global saat ini masih mampu bertahan di tengah guncangan perang regional Timur Tengah yang berlangsung.
- Kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran menjadi langkah positif untuk menjaga stabilitas pasar energi dunia global.
- Risiko perlambatan ekonomi tetap ada akibat ketidakpastian geopolitik serta lonjakan harga energi yang membebani negara berkembang di Asia.
IMF mencatat kekurangan bahan bakar, lonjakan harga bensin, serta kenaikan biaya pupuk dan pangan telah memperburuk kebutuhan pembiayaan dan meningkatkan risiko ketahanan pangan.
Beberapa negara seperti Ethiopia, Malawi, dan Zambia dilaporkan mengalami kelangkaan bahan bakar. Sementara itu, harga bensin di Lesotho, Rwanda, dan Tanzania telah melonjak sekitar 50 persen sejak konflik dimulai.
Kenaikan harga energi juga berdampak pada meningkatnya harga pupuk dan bahan pangan.
Meski sebelumnya memperkirakan sekitar 12 negara akan mengajukan bantuan keuangan hingga 50 miliar dolar AS kepada IMF.
Komentar
Berita Terkait
-
Perang Iran Picu Kerugian Global hingga 11,5 Triliun Dolar AS
-
Perang Timur Tengah Guncang Ekonomi Global, Maskapai hingga Pertanian Alami Kerugian
-
Ketum PERBANAS Hery Gunardi Beberkan Strategi Perbankan Hadapi Ketidakpastian Ekonomi Global
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pengguna Livin by Mandiri Tembus 40,3 Juta, Transaksi Digital Capai Rp2.083 Triliun hingga Mei 2026
-
Rupiah Menuju Rp17.500, Pengamat: Sentimen Positif Pengetatan Anggaran MBG dan KDMP
-
Bahlil Ajukan Anggaran Rp 27,33 Triliun untuk ESDM, Disebut untuk Jaringan Gas Warga
-
Emiten WINE Tebar Dividen Rp3,5 per Saham, Bidik Pertumbuhan Pendapatan Lima Persen pada 2026
-
Harga Minyak Dunia Anjlok Usai AS-Iran Sepakati Perdamaian, Bursa Saham Global Menguat
-
Harga Emas Hari Ini 16 Juni 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,83 Juta per Gram
-
Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak
-
Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur
-
Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG