- IHSG mencapai titik terendah pada 8 Juni 2026 setelah mengalami koreksi sedalam 41,72 persen sejak awal tahun.
- Henan Putihrai Sekuritas menyatakan fase penurunan telah berakhir karena IHSG melonjak 10,9 persen pasca menyentuh level 5.324.
- Pemulihan pasar kini bergantung pada stabilisasi nilai tukar rupiah, aliran modal asing, serta keputusan kebijakan Bank Indonesia.
Menurut perusahaan sekuritas tersebut, dengan fase penurunan yang sudah selesai, fokus investor seharusnya tidak lagi pada seberapa dalam IHSG akan turun, melainkan pada bagaimana pasar bergerak setelah fase koreksi berakhir.
"Pertanyaan yang relevan bukan lagi tentang seberapa jauh pasar bisa turun. Pertanyaan yang relevan adalah tentang apa yang biasanya terjadi setelah sebuah fase penurunan berakhir," tulis Henan.
Henan memperkirakan target teknikal fase Normalization berada di level 7.229,42. Dari posisi pembukaan IHSG pada 15 Juni 2026 sebesar 6.118,72, masih dibutuhkan kenaikan sekitar 18,2 persen untuk mencapai level tersebut.
Meski peluang pemulihan mulai terbuka, investor tetap diminta mencermati sejumlah indikator utama, mulai dari keputusan MSCI, stabilisasi rupiah menuju kisaran Rp15.000-Rp16.000 per dolar AS, hingga arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia dalam beberapa bulan mendatang.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
MBMA Rombak Direksi, Eks GoTo hingga Veteran Tambang Masuk Jajaran Pimpinan
-
Vape Jadi Alat Bantu Beralih Merokok Paling Populer di Inggris
-
IHSG Bangkit di Tengah Ketidakpastian Global, Sucor Sekuritas: Peluang ke 6.700 Masih Terbuka
-
OJK Pastikan Operasional KoinP2P Tetap Berjalan, Akseleran Fokus Selesaikan Pendanaan Bermasalah
-
Bank Mandiri Gelar Mandiri Jogja Marathon 2026 dan Program Mandiri Sahabat Desa di 28 Desa
-
Revisi UU Hak Cipta Bikin Biaya Operasional Usaha Makin Mahal? Ini Kata Pakar
-
BSI Catat DPK Rp382 Triliun, Percepat Ekspansi Global Lewat Dubai dan Siapkan Cabang di Arab Saudi
-
BRI Perkuat Digitalisasi, BRILink Agen Berpeluang Dapat Emas Gratis
-
Nasib Dana Investor DSI Terjawab, OJK dan LPSK Kawal Restitusi Ribuan Korban
-
IMF Peringatkan Risiko Ekonomi Negara Berkembang di Asia