- IHSG melemah pada perdagangan Rabu karena investor menanti keputusan suku bunga The Fed dan Bank Indonesia.
- Pasar modal Indonesia dalam posisi hati-hati menjelang pengumuman penting dari MSCI dan FTSE pada Juni 2026.
- Para analis memproyeksikan IHSG cenderung melemah serta merekomendasikan sejumlah saham pilihan bagi investor untuk dicermati hari ini.
Suara.com - Pasar saham Indonesia masih dibayangi sentimen hati-hati para investor, menjelang adanya pengumuman MSCI, terutama peringkat pasar modal Indonesia. Keputusan MSCI itu berpengaruh pada arah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Pada perdagangan Rabu (17/6/2026), IHSG ditutup melemah 34,23 poin atau 0,55 persen ke level 6.220. Pelemahan terjadi seiring aksi ambil untung investor dan sikap hati-hati pasar menjelang keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed), Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), hingga pengumuman terkait MSCI dan FTSE.
Tim riset Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak melemah pada perdagangan hari ini dengan area support di level 6.170 dan resistance 6.400.
"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi melemah dengan support dan resistance 6.170 – 6.400," tulis Pilarmas dalam risetnya, Kamis (18/6/2026).
Sejalan dengan proyeksi tersebut, Pilarmas merekomendasikan tiga saham pilihan yang layak dicermati investor, yakni PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).
Sementara itu, riset Phintraco Sekuritas menilai pergerakan IHSG berpotensi bergerak sideways cenderung melemah pada rentang 6.100 hingga 6.350.
Menurut Phintraco, investor masih menunggu sejumlah agenda penting seperti hasil RDG BI pada 18 Juni, MSCI Global Market Accessibility Review pada 19 Juni, rebalancing indeks FTSE pada 19 Juni, serta MSCI Annual Market Classification Review pada 24 Juni 2026.
"Secara teknikal, MACD IHSG berlanjut membentuk pelebaran histogram positif. Namun Stochastic RSI membentuk Death Cross di area overbought. Sehingga diperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada kisaran 6100-6350," tulis Phintraco.
Dalam risetnya, Phintraco merekomendasikan sejumlah saham unggulan yang dapat menjadi perhatian investor, yakni PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA).
Baca Juga: IHSG Mulai Melemah Kembali Tapi Masih di level 6.200, Saham BBCA Gacor
Di sisi lain, riset BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG berpotensi bergerak melemah terbatas dan cenderung konsolidatif dengan area support 6.071–5.931 serta resistance 6.300–6.350.
Analis CGS International menilai arah pasar dalam jangka pendek akan sangat dipengaruhi oleh keputusan The Fed dan Bank Indonesia. Konsensus pasar memperkirakan BI akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
Adapun saham pilihan dari CGS International untuk perdagangan hari ini adalah PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL).
Daftar saham pilihan analis hari ini:
Pilarmas Sekuritas
- ESSA
- JSMR
- UNTR
Phintraco Sekuritas
- MAPI
- MSIN
- JSMR
- HEAL
- ESSA
BRI Danareksa Sekuritas
- NCKL
- MDKA
- SMIL
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi